Presiden Joko Widodo: Kita Semua Bersaudara

Warga mengantre di TPS di kawasan Kelapa Gading Jakarta Utara. (Foto-foto: JX/Iman Sjahputra)

JAKARTA, JIA XIANG – Pilkada gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta putaran kedua yang digelar hari ini, Rabu (19/4/17),  membuat beberapa tempat di Ibu Kota ini terlihat lengang. Tidak seperti biasanya, di jam-jam sibuk orang berangkat kerja, Jakarta begitu ramai dan padat kendaraan. Tetapi hari ini sungguh lain.

Banyak warga Jakarta yang begitu antusias datang ke berbagai Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah masing-masing, untuk memberikan suara mereka guna mendapat calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta.

Putaran kedua ini rakyat Jakarta akan menentukan pilihan  pada dua pasangan yaitu petahana Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat (pasangan calon nomor 2) dan pasangan calon nomor 3 yaitu Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Salah satu tempat yang terlihat warga yang begitu antusias mengikuti pilkada ini adalah warga di kelurahan Pengangsaan, Kelapa Gading RW 011/012.  Mereka sudah sejak pagi hari berbondong bondong  mendatangi TPS 040 sampai dengan 047. Semakin siang tampak  warga semakin ramai.

Warga yang akan memilih dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur ini dengan sabar antre untuk memasuki tenda-tenda TPS yang telah terpasang.

Para petugas dan pengawas TPS memanggil warga satu persatu, sementara yang lainnya masih mengantre. Di luar tenda TPS, tampak polisi dan petugas berjaga-jaga dan tidak tampak ada ketegangan di raut petugas-petugas ini. Dan warga Kelapa Gading pun kelihatan tenang memilih calon yang mereka inginkan.

Pemimpin DKI

Sementara itu, Presiden Joko Widodo, didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, memberikan suara mereka di TPS 04, Gambir, Jakarta Pusat. Seusai memberikan suara, Presiden Joko Widodo kepada wartawan mengatakan bahwa pilkada di DKI ini adalah pesta demokrasi untuk memilih gubernur dan wakil gubernur di DKI Jakarta yang berjalan dengan lancar dan akan menghasilkan pemimpin DKI Jakarta yang terbaik dan terpercaya.

“Adanya perbedaan pilihan politik jangan sampai memecah-belah.  Karena kita harus ingat,  kita semua bersaudara. Apa pun hasilnya,  siapa pun yang terpilih, harus kita terima dengan lapang dada,” ujar Presiden Joko Widodo.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Megawati seusai memberikan suara kepada wartawan mengharapkan usai Pilkada DKI, masyarakat kembali bersatu.  Dan perang di media sosial tak diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita lihat kayak perang di media sosial, itu tidak menjadi masalah. Jangan sampai pada tingkat  implementasinya,” ungkap Megawati sambil menambahkan bahwa warga negara Indonesia mempunyai hati. Itulah sebabnya pimilihan ini dilakukan secara langsung.

Pada saat ini berbagai lembaga hitung cepat tengah mengkalkulasi suara yang masuk. Tapi KPU DKI akan bekerja hingga 1 Mei 2017 untuk menyelesaikan seluruh rekapitulasi suara di seluruh wilayah Ibu Kota. Dan 5 Mei atau 6 Mei 2017, KPU DKI menetapkan pemenang Pilkada DKI 2017. [JX/IS/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here