Presiden Joko Widodo Minta Daerah Gunakan Produk Dalam Negeri

Presiden Joko Widodo. (Foto: JX/Dok)

JAKARTA, JIA XIANG – Presiden Joko Widodo meminta agar belanja-belanja operasional seperti dana perjalanan dinas, biaya rapat dan seminar dikurangi. Sementara biaya belanja barang yang tidak prioritas agar dihapus. Selain itu Presiden juga meminta agar daerah menggunakan produk dalam negeri guna memenuhi kebutuhan barang di daerah.Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo dalam Rapat Kerja Pemerintah Tahun 2016 dengan gubernur dan wakil gubernur seluruh Indonesia, bupati/wali kota dan wakil bupati/wakil wali kota hasil pilkada serentak, di Istana Negara Jakarta, Jumat (8/4/16).
Menurut Presiden, produk-produk dalam negeri begitu melimpah. “ Jangan luar negeri, kalau butuh mebel, tanya ke saya, saya tunjukkan produk yang bagus,” ungkap Presiden sambil meminta agar barang yang digunakan memakai barang yang standar, tidak perlu mewah.
Sedangkan tentang belanja modal yang tak perlu seperti kendaraan dinas agar ditunda. Sebab menurut Presiden kalau kendaraan yang ada masih bagus, dipakai saja dulu. Jangan mentang-mentang bupati, wali kota baru, terus beli mobil baru, tegas Presiden Joko Widodo.
Di bagian lain, Presiden sempat mengingatkan para kepala daerah, agar jangan menyerahkan pengelolaan anggaran kepada bawahan. Sebab dikhawatirkan nanti akan menjadi sebuah rutinitas. “Jangan money follow function, tapi harus money follow program,” tegas Presiden sambil mencontohkan, jika nilai APBD Rp200 miliar, maka alokasi kegiatan prioritas Rp150 miliar agar hasilnya kelihatan. Jadi sekarang money follow program. [JX/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here