Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Pendekar Utama

Presiden Joko Wiodo medapat gelar kehormatan sebagai pendekar utama Pencak Silat Indonesia. Gelar dan penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Prabowo Subianto. (Foto: JX/Dearna)

DENPASAR, JIA XIANG – Presiden Republik Indonesia Joko Wiodo medapat gelar kehormatan sebagai pendekar utama Pencak Silat Indonesia atas peran serta dan sumbangsihnya dalam pembinaan pencak silat di Indonsia.  Gelar dan penghargaan  tersebut diserahkan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Prabowo Subianto kepada Presiden dengan sapaan akrab Jokowi disela-sela penutupan acara Kejuaraan Dunia Pencak Silat ‘The 17th World Championship & Festival bertema Pencak Silat For The World’, yang digelar di Stadion Indoor GOR Lila Buana, Denpasar, Bali, Kamis (8/12).

Presiden Jokowi, yang didampingi Gubernur Bali Made Mangku Pastika, mengatakan kejuaraan pencak silat yang diikuti oleh peserta dari berbagai negara ini harus menjadi ajang silaturahmi untuk memupuk kebersamaan. “Bagi saya kejuaraan ini sangat membanggakan, walaupun berbeda bangsa tapi tetap saling berkomunikasi dengan baik dengan semangat sportifitas dalam persaingan,” cetus Jokowi.

Jokowi juga berkesempatan menyaksikan laga terakhir antara peserta asal Belgia melawan Malaysia yang dimenangkan kontingan Belgia. Ia menyampaikan pesan kepada para atlet  agar bisa mengambil hikmah dari laga tersebut bahwa kekuatan, kepintaran, dan keahlian bisa dikalahkan dengan kesabaran dan keikhlasan. Tak hanya itu, pencak silat ke depannya diharapkan Jokowi harus memiliki prestasi tersendiri dikancah Internasional, yakni dengan menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam event olahraga dunia olimpiade.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Prabowo Subianto dalam laporannya menyatakan apresiasi sebesar-besarnya atas kehadiran Presiden untuk menutup kejuaraan tersebut. Ia pun menyampaikan hasil kejuaraan tersebut dengan perolehan medali emas tertinggi diraih oleh Indonesia dengan jumlah 15 medali emas, dan posisi terendah diduduki oleh Belgia dengan 1 medali emas.

Kejuaraan yang diikuti oleh peserta dari 40 negara merupakan  penyelenggaraan kejuaraan pencak silat tingkat dunia yang pertama kali. Dengan dinobatkannya Presiden sebagai Pendekar Utama Pencak Silat Indonesia, dia berharap bisa mendukung pembinaan dan pengawasan pencak silat agar semakin berprestasi. Ia pun mengapresiasi jiwa sportifitas yang ditunjukkan para peserta, serta bantuan seluruh official yang mensukseskan pelaksanaan kejuaraan tersebut.

Gelar Kehormatan yang diraih Presiden Jokowi ditandai dengan penyerahan Udeng, Keris, SK dan Sertifikat Pendekar Utama Pencak Silat Indonesia.[JX/Drn/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here