Presiden Kembali Kampanyekan Budaya Bertransportasi Massal

Presiden Joko Widodo menumpang kereta didampingi Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi. (Foto: Ist./W5)

JAKARTA, JIA XIANG – Presiden Joko Widodo menyatakan semua bandar udara (bandara) di Indonesia harus dapat dijangkau oleh angkutan umum massal seperti kereta dan bus. Menjadi tugas pemerintah untuk membangunkannya supaya masyarakat mempunyai banyak pilihan transportasi.

“Perlu dibangun sebuah budaya agar orang senang menggunakan transportasi massal di kota besar yang sudah macet. Arahnya ke sana,” kata Presiden, usai menaiki Kereta Bandara Kualanamu (Railink) di Deli Serdang, Kamis (3/3/16).

Menurut Presiden, dalam waktu dekat sejumlah bandara lain akan memiliki sistem angkutan terikoneksi seperti di Kualanamu, termasuk Palembang, Lampung, dan Bandara Minangkabau . Sementara yang sudah tersedia jaringannya, seperti Medan-Kualanamu harus semakin dikembangkan potensinya.

Saat kunjungan kerja di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), hari yang sama, Presiden langsung meninjau kemajuan proyek kereta ringan atau light rail train (LRT). Selain itu, Kepala Negara menyaksikan pembangunan jalan tol Palembang – Indralaya.

“Harus ada koneksi antara moda angkutan udara dengan moda lainnya seperti kereta api, tidak mungkin memberi akses masuk ke semua mobil pribadi,” kata Presiden saat meninjau proyek (LRT) Jakabaring-Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.

Presiden menyebutkan penyediaan moda transportasi lain di bandara seperti kereta api merupakan visi jangka panjang termasuk di Kota Palembang. “Pada September 2015 Gubernur Sumsel mengungkapkan di Palembang sebagian macet sehingga diusulkan dari kota ke bandara ada LRT, saya setuju,” kata Presiden

Lebih lanjut Presiden menjelaskan pendanaan dan konstruksi LRT sebesar Rp7 triliun oleh pemerintah pusat, sementara pemerintah daerah menyediakan lahannya. Kemudian keluar Perpres, dengan catatan LRT dalam jangka pendek untuk mendukung penyelenggaraan Asian Game 2018. Dalam jangka panjang pengerjaan Proyek LRT itu dibutuhkan karena semua kota besar sudah macet.[JX/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here