Presiden Tinjau Rumah Sakit Lapangan di Pidie Jaya

Presiden RI Joko Widodo. (Foto: Ist./W5)

PIDIE JAYA, JIA XIANG – Presiden Joko Widodo meninjau rumah sakit lapangan yang didirikan di halaman Kantor Bupati Pidie Jaya di Kecamatan Meureudu, Jumat (9/12/16) pagi.

Presiden berbincang dengan sejumlah pasien dan tenaga medis saat meninjau rumah sakit lapangan yang didirikan TNI itu.

Presiden juga meninjau satu masjid yang rusak akibat gempa bumi di Kabupaten Pidie Jaya. Setiba di halaman Masjid Atta Darut di Trienggadeng, Presiden dan rombongan disambut anak-anak yang menyanyikan lagu “Jokowi Siapa Yang Punya” dipimpin Kak Seto Mulyadi.

Kementerian Sosial mendirikan posko pengungsian di halaman masjid yang rusak parah itu. Di posko ini juga menampung anak-anak.

“Saya titip, anak-anak tetap terus gembira, bernyanyi,” kata Presiden, yang memberikan hadiah kepada anak-anak yang hafal bunyi Pancasila.

Dari hasil peninjauan, Presiden menyatakan pemerintah akan memberikan bantuan pembangunan kembali rumah warga yang rusak berat akibat gempa di Aceh sebesar Rp 40 juta.

“Pemerintah pusat akan membantu, yang rusak berat dibantu Rp40 juta, yang rusak sedang ringan dibantu Rp20 juta,” paparnya.

Ia menyebutkan kondisi rumah penduduk terdampak gempa itu saat ini sedang dalam proses verifikasi termasuk jumlahnya. “Ada dua kategori nanti, yaitu yang rusak berat artinya sudah roboh total dan rusak sedang. Nanti baru dihitung jumlahnya berapa, akan ada keputusan bupati dan gubernur untuk menentukan jumlah,” jelas Kepala Negara

Ia berharap bantuan itu segera dilaksanakan agar dapat dipakai untuk stimulan membangun kembali rumah yang rusak.

Dalam kunjungan ini, Presiden  didampingin Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Plt Gubernur Aceh Sudarmo, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian, Kepala Kantor Staf Kepresidenan Tetan Masduki, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem R.

Gempa 6,5 Skala Richter yang mengguncang Pidie Jaya pada Rabu (7/12) menyebabkan seratus lebih orang meninggal dunia dan ratusan lainnya terluka. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie gempa juga mengakibatkan 105 ruko roboh, 86 rumah rusak berat, 13 masjid roboh. [JX/Win]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here