Prosesi Pindapata dan Pavarana di Gunung Kelir, Kulonprogo

Prosesi pindapata di Vihara Giriloka, Desa Gunung Kelir, Kulonprogo. (Foto-foto: JX/Dimas Parikesit)

KULONPROGO, JIA XIANG – Umat Buddha Theravada berkumpul untuk melakukan prosesi Pindapata yang dilakukan oleh Bhikkhu Sangha Piya Dhiro di Vihara Giriloka, Desa Gunung Kelir, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pindapata adalah prosesi Bhikkhu berjalan menerima dana makan dari umat Buddha.

Bagi Bhikkhu ini adalah cara untuk memberi kesempatan dan kemudahan bagi umat berbuat baik dengan memberikan dana kepada Bhikkhu.

Di Vihara Giriloka umat memberikan kepada Bhikkhu sejumlah makanan serta jajanan tradisional yang dibuat sendiri.

“Memberikan dana adalah langkah awal perbuatan baik yang paling mudah dilakukan. Dengan berdana artinya kita berlatih melepaskan keserakahan akar dari penderitaan,” ujar Pandita Muda Totok Tejomanu, Majelis Agama Buddha Theravada Yogyakarta.

Setelah prosesi Pindapata, dilanjutkan dengan prosesi Pavarana atau memberikan makan pada Bhikkhu.

Umat memberikan makan pada Bhikkhu dari makanan yang mereka masak sendiri di rumah. Segala macam sayur dan buah-buahan disiapkan untuk Bhikkhu.

Setelah Bhikkhu selesai makan dan mendoakan makanan yang telah dihidangkan, umat mempersiapkan diri untuk makan bersama di dalam Vihara Giriloka.

Suasana kekeluargaan terlihat di dalam prosesi Pindapata dan Pavarana yang diikuti oleh seluruh umat Buddha di Vihara Giriloka, Gunung Kelir,  Kulonprogo.[JX/Dms/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here