Pulau Ubin, Kawasan Asri dan Alami di Singapura

Pulau Ubin (Foto: JX/Iman Sjahputra)

SINGAPURA, JIA XIANG – Boleh jadi tidak setiap orang tahu bahwa di Negara Singapura yang sudah bergitu maju pembangunannya, ternyata masih ada tersisa pulau kecil yang belum tertata dan tersentuh modernisasi. Salah satunya adalah kawasan Pulau Ubin (Pulau Granit), yang letaknya di timur laut Singapura. Pulau Ubin ini luasnya sekitar 1.020 hektare. Awalnya di kawasan ini terdiri dari lima pulau kecil yang dipakai umumnya perternakan udang. Ternyata saat air pasang, bangunan penahan air pasang pulau itu semakin lama justru mengakibatkan pulau-pulau kecil itu menyatukan, sehingga menjadi satu cluster atau pulau yang dinamakan Pulau Ubin.
Pulau Ubin ini memang mungkin tidak dimodernisasikan oleh pemerintah Singapura dan sengaja dibiarkan seperti berhutan dan alami. Tujuannya adalah untuk memperlihatkan bahwa di negari Singa ini yang pembangunannya begitu pesat, masih ada lokasi dengan penghijauan sangat apik.

Para wisatawan sedang beristirahat setelah bersepeda. (Foto; JX/Iman Sjahputra)
Para wisatawan sedang beristirahat setelah bersepeda. (Foto; JX/Iman Sjahputra)

Karena itu, jangan dibayangkan di pulau ini ada bangunan pencakar langit. Yang ada hanya beberapa rumah penduduk setempat yang sederhana, yang dipakai untuk usaha rental sepeda dan kedai makan, untuk para turis lokal dan mancanegara yang berkunjung di Pulau Ubin.
Untuk mengelilingi dan menelusuri pulau ini, lebih cocok disebut Kampung Ubin ini, tidak perlu dibutuhkan waktu lama. Dengan bersepeda biasanya turis hanya memerlukan waktu sekitar 4 jam sudah lebih dari cukup. Kalau hanya mengambil rute Check Jawa – Ubin Quary pulang-pergi seperti yang dicoba Jia Xiang, maka dibutuhkan waktu sekitar 2 jam, dengan istirahat di tempat jalan tanjakan.
Karena itu, bagi wisatawan yang suka akan suasana hutan, udara segar dan pemandangan alami, Kampung Ubin merupakan salah satu tujuan wisata yang baik. Pulau ini boleh dikatakan belum tersentuh oleh teknologi modern, dan bangunan ala metropolitan. Suasana Kampung Ubin masih benar-benar kampung di zaman dulu.

Suasana di Pulau Ubin (Foto: JX/Iman Sjahputra)
Suasana di Pulau Ubin (Foto: JX/Iman Sjahputra)

Untuk ke pulau ini, turis dapat menumpang feri dari Terminal Changi Point. Perjalanan menyeberang ke pulau itu pun hanya memakan waktu 15 menit. Feri yang berpenumpang 12 orang ini dikenakan biaya 3 dollar Singapura per orang sekali jalan. Dan sesampai di pulau ubin ini, pengunjung bisa bereksplorasi kawasan itu sambil bersepeda atau naik mobil angkot yang disewa untuk berkeliling. Hanya beberapa mobil angkot yang diberi izin operasi, hal ini untuk menjaga keasrian lingkungan dan bebas polusi.
Namun kebanyakan turis di kawasan itu lebih senang bersepeda berkeliling pulau ini, dan tarif sewa sepeda adalah 12 sampai 20 dollar Singapura. [JX/Iman Sjahputra]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here