Pupuk Kascing, Bisnis Menjijikan tapi Menjanjikan

Ren, salah salah satu pembudidaya cacing tanah di Pacitan, JawaTimur. (Foto-foto: JX/Dimas Parikesit)

PACITAN, JIA XIANG – Sejak dulu, masyarakat di Tiongkok menggunakan cacing tanah sebagai obat tradisional untuk mengobati penyakit ringan hingga kronis. Karena, cacing hewan yang kaya akan protein.

Kandungan protein yang tinggi pada cacing tanah menjadikannya alternatif pakan yang baik bagi hewan ternak dan perikanan.

Hal ini menjadikan budidaya cacing tanah sebagai salah satu peluang usaha yang cukup menjanjikan.

cacingSalah satu manfaat cacing tanah selain sebagai pakan ternak adalah di sisa kotorannya, yang memiliki manfaat sebagai alternatif pengganti pupuk kandang yaitu pupuk kascing atau bekas cacing.

Pupuk kandang kascing sudah mulai diproduksi oleh Ren, salah salah satu pembudidaya cacing tanah di Pacitan, JawaTimur. Pupuk kascing, menurut dia, mengandung mineral dan zat organik yang tinggi. Selain itu kandungan nitrogen pada kascing juga terbilang rendah sehingga tidak mencemari lingkungan.

Pengetahuan masyarakat terhadap hewan penyubur tanah ini sudah sejak lama. Namun belum banyak warga yang menjadikannya sebagai peluang bisnis. Padahal membudidayakan cacing dan memanfaatkan kotoran cacing dapat meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah.

Budidaya cacing ini tergolong tidak terlalu sulit untuk dijalankan. Peternak cacing hanya membutuhkan lahan dengan udara yang lembab dan pakan cacing yang tidak terlalu sulit untuk dicari, seperti kotoran sapi, ampas tahu atau limbah sayur rumah tangga. [JX/Dms/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here