Rabu, Siti Aisyah dan Warga Vietnam Dengarkan Tuduhan

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un (kiri) dan kakak tirinya Kim Jong-nam yang tewas di Malaysia. (Foto: JX/Ist)

SEPANG, JIA XIANG – Dua warga negara asing yang dituduh terlibat pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un, Rabu (1/3/17) pagi akan dihadapkan pada pejabat pengadilan untuk mendengarkan tuduhan.

Banyak wartawan sudah sejak pagi menunggu di depan pengadilan, menunggu pembacaan tuduhan terhadap  wanita asal Vietnam dan Siti Aisyah dari Indonesia.  Tetapi ternyata menurut Jaksa Agung, Tan Sri Mohamed Apandi Ali, dua tersangka itu akan mendengarkan tuduhan pada Rabu (1/3/17).

Menurut Apandi,  Dewan di Kejaksaan Agung (AGC) baru menerima surat penyelidikan. Sementara tersangka ketiga, Ri Jong-chol, warga Korut, masa penahanannya akan berakhir Jumat mendatang.

Mata-mata

Sementara itu, badan intelijen Korea Selatan yakin empat pria yang diduga terlibat dalam tewasnya Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, adalah mata-mata Korea Utara.

Menurut investigasi kepolisian Malaysia, Kim Jong-nam tewas setelah terekspos zat saraf mematikan di bandar udara internasional di Kuala Lumpur, dua pekan silam. Kim Jong-nam meninggal dunia setelah dua perempuan -Siti Aisyah dari Indonesia dan seorang perempuan Vietnam- mengusap zat saraf mematikan ke wajahnya.

Kepada polisi, baik Siti maupun perempuan dari Vietnam, mengaku mereka tengah ambil bagian dalam acara lucu-lucuan untuk TV. Informasi yang diperoleh BBC menyebutkan empat pria Korea Utara duduk di kafe tak jauh dari lokasi serangan terhadap Kim Jong-nam di area check in bandara.

Para pejabat intelijen Korea Selatan kepada anggota parlemen di Seoul mengatakan empat dari tujuh tersangka kasus tewasnya Kim Jong-nam bekerja untuk kementerian keamanan negara Korea Utara.

Sementara itu, Polisi Malaysia telah menangkap pria Korea Utara bernama Ri Jong Chol beberapa hari setelah tewasnya Kim Jong-nam.  [JX/BBC/NST/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here