Rafael Benitez Tak Mampu Selamatkan New Castle

Rafael Benitez (Foto: JX/ist)

LONDON, JIA XIANG – Rafael Benitez boleh bangga membawa klub-klub besar Eropa untuk menjuarai Liga Champions. Tetapi kini dia tidak berkutik, bahkan tidak mampu menyelamatkan Newcastle United dari persaingan di Liga Primer Inggris. New Castle harus terdegradasi ke divisi dua, Championship, setelah pesainya yang juga seteru sekota, Sunderland, menang atas Everton.Sunderland tetap berada di Liga Primer setelah mengalahkan Everton 3-0. Kemenangan ini juga yang menjungkalkan Norwich dan Newcastle ke divisi dua, Championship, bersama Aston Villa yang sudah terdegradasi terlebih dahulu. Setelah menundukkan Everton, Sunderland mengumpulkan 38 angka dengan satu pertandingan tersisa, tak mungkin lagi terkejar oleh dua tim lain, Newcastle dan Norwich yang sama-sama mengumpulkan 34 angka.
Manajer Sunderland, Sam Allardyce mengatakan, perekrutan adalah kunci di musim depan untuk menghindari klub dari keharusan melakukan “lap kehormatan menghindari degradasi.” Allardyce, yang melatih Sunderland sejak Oktober lalu, mengatakan pemain yang direkrut Januari dapat membantu timnya lebih kuat lagi di musim depan. “Para pemain yang akan direkrut nanti sangat penting bagi klub sepak bola,” katanya.
Sementara itu Newcastle, yang menghabiskan 80juta pound sterling (Rp1,5 triliun) untuk merekrut delapan pemain sejak pertengahan tahun lalu. Dalam pernyataannya Newcastle menyebutkan, klub itu merasa “hancur berkeping-keping” setelah nasib mereka terdepak ke divisi dua dipastikan tanpa menendang bola, dan menyebut degradasi itu merupakan “kekecewaan besar” dan “pencapaian buruk.”
Sejauh ini belum ada komentar dari Rafael Benitez, yang ditunjuk awal Maret ini untuk menyelamatkan Newcastle, belum jelas juga apakah bekas pelatih yang pernah menangani Chelsea, Liverpool, Valencia, Napoli dan Real Madrid, itu akan meninggalkan Newcastle.
Norwich, mengalahkan Watford 4-2 dalam pertandingan Rabu (11/5/16) tapi kemenangan itu tak ada artinya dalam upaya bertahan di Liga Primer, setelah mereka kalah dalam 12 dari 18 pertandingan liga sejak tahun baru.
Manajer Alex Neil mengatakan setelah pertandingan bahwa terdepaknya mereka ke divisi dua diakibatkan oleh perekrutan yang tidak memadai dan ‘kesalahan penting pada saat yang sangat menentukan. [JX/BBC/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here