Ritual Bakar Tongkang diawali Bakar Ratusan Hio Raksasa

Seorang warga memberi hiasan naga pada salah hio raksasa menyambut Ritual Bakar Tongkang di Bagansiapiapi. (Foto: JX/Amran Setiawan)

BAGANSIAPIAPI, JIA XIANG – Ratusan batang hio raksasa, yang dipasang di Jalan Aman, Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau,  menandai dimulainya Ritual Bakar Tongkang 2016. Keberadaan hio raksasa ini hanya beberapa puluh meter dari Kelenteng Ing Hok King. Dipasang pada hari Jumat (17/6/16), selanjutnya pada Minggu (19/6/16) malam mulai dibakar.

“Hio-hio ini dari warga Tionghoa asal Bagansiapiapi yang berada di perantauan yang datang bersembahyang di Ritual Bakar Tongkang pada tanggal 20 dan 21 Juni. Jadi hio-hio ini sebelumnya sudah dipesan,” kata A Him, warga Tionghoa asal Bagansiapiapi, Sabtu (18/6/16).

Seluruh hio raksasa ini berhias ular naga, dan ada yang dihiasi dengan air mancur yang keluar dari mulut naga. Pada Senin (20/6/16) malam semua hio diganti yang baru, dan segera dibakar.

Sesuai dengan ketentuan yang ada dalam peribadatan, papar A Him, tiap orang minimal harus membakar tiga batang hio, begitu juga dengan membakar hio raksasa di Ritual Bakar Tongkang. “Warga Tionghoa yang bukan dari Bagansiapiapi juga boleh, tapi tidak wajib, sebab ritual ini mengenang kedatangan nenek-moyang ke Bagansiapiapi,” jelasnya.

Harga hio raksasa ini bervariasi. Ukuran sedang Rp1,3 juta untuk tiga batang hio, termasuk biaya angkut dan pemasangan. Hio raksasa yang lebih besar dengan hiasan ular naga dan air mancur, Rp 2,6 juta untuk tiga batang,  termasuk biaya angkut dan pemasangan. [JX/Amn/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here