Samsung Kembali Kuasai Pasar “Smartphone” Dunia

Galaxy S8 (Foto: JX/Rtr)

SEOUL, JIA XIANG – Samsung berhasil kembali mengguncang pasar smartphone dunia, walau pun masih ada sentimen negatif konsumen akibat  dari dihentikan penjualan Galaxy Note 7 terkait masalah pada baterai. Kini perusahaan itu menyatakan diri menduduki  posisi pertama di pasar smartphone global untuk tiga bulan pertama tahun 2017, demikian sebuah laporan pasar, Rabu (12/4/17).

Menurut perusahaan peneliti pasar TrendForce, Samsung memenangkan kembali posisi teratas dengan 26,1 persen pangsa pasar untuk periode Januari-Maret. Sementara di kuartal akhir tahun 2016 Samsung Electrinics  hanya menguasai 18,5 persen pangsa pasar global.

Sedangkan Apple, pesaingan produsen smartphone asal Korea Selatan, meluncur ke posisi tertinggi kedua dengan 16,9 persen.

“Hasil penjualan Samsung untuk smartphone high-end  hanya sedikit meleset dari harapan pada kuartal pertama,  karena kepercayaan konsumen pada merek itu belum sepenuhnya pulih akibat penarikan kembali Galaxy Note 7,”  tulisan laporan itu.  “Namun demikian, Samsung terus melakukannya dengan sangat baik di segmen pasar  mid-range dan low-end dengan strategi harga yang lebih ekonomis. Mereka juga meningkatkan penampilan seri Galaxy J, sehingga pen jualannya tetap lancar dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perluasan keseluruhan volume produksi smartphone merek  dari Korea Selatan itu.”

Volume produksi smartphone global untuk kuartal pertama 2017 mencapai 307 juta unit. Angka ini turun 23 persen dari kuartal sebelumnya,  sebagian besar karena produksi smartphone  yang berbasis di Cina dikurangi, tulis laporan itu.

Namun hanya Samsung, satu-satunya merek yang melihat pertumbuhan positif dalam volume produksi selama musim yang sepi di kuartal pertama tahun ini.  “Ada rebound dari kuartal keempat 2016 ke kuartal pertama tahun ini,  karena masalah recall sudah berakhir,” ujar juru bicara Samsung. “Perusahaan akan meningkatkan upaya pemasaran dan penjualan dengan model Galaxy S8 terbaru di  kuartal kedua.”

Namun, karena adanya harapan yang tinggi konsumen terhadap seri iPhone terbaru,  maka permintaan untuk produksi vendor non-Apple akan  berkurang.  Samsung mungkin melihat pertumbuhan penjualan yang terbatas ini dengan meluncurkan  produk high-end Galaxy S8, ungkap laporan pasar tersebut.

“Merek besar seperti Samsung, LG dan Huawei telah mulai mengirimkan perangkat andalan mereka untuk tahun ini, namun permintaan pasar di  kuartal kedua diperkirakan akan relatif lemah, sebab sebagai konsumen menunda pembelian mereka sambil menunggu peluncuran produk baru iPhone di ulang tahunnya  ke 10 yang akan tiba pada kuartal ketiga tahun ini.”

Karena itu, laporan tersebut menyatakan,  untuk sepanjang  2017, Samsung diperkirakan meningkatkan volume produksinya  sebanyak 5 persen dibandingkan dengan  volume produksi 2016. Sementara itu, LG Electrinics tahun ini muncul di posisi enam dengan pangsa pasar sebesar 4,6 persen.

Jadi, akibat efek musiman konvensional pada kuartal pertama ini, maka volume produksi smartphone LG anjlok  hampir 40 persen dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Tetapi dengan munculnya model G6 terbaru, volume produksi LG diperkirakan akan mampu mencapai sekitar 18 juta unit di kuartal kedua ini, mirip dengan periode yang sama tahun lalu, kata laporan itu. [JX/The Korea Herald/ANN/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here