Sandiaga Uno ke Rumah Belajar, Yusril Akan Kumpulkan KTP

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (foto: JX/Kartika Sabturina)

JAKARTA, JIA XIANG – Dua calon penantang Basuki Tjahaja Purnama, di pemilihan gubernur DKI Jakarta tahun 2017, Yusril Ihza Mahendra dan Sandiaga Salahuddin Uno, sudah disibukkan dengan kegiatan masing-masing. Walau pun tidak terkait langsung dengan kegiatan yang berbau politik, tetapi langkah mereka dapat dipandang sebagai ancang-ancang menjelang pemilihan gubernur DKI Jakarta.
Pengusaha muda, Sandiaga Salahuddin Uno, Selasa (23/2/16), mengunjungi Rumah Belajar Manggarai di Jakarta. Namun dia membantah bahwa kedatangannya di Rumah Belajar itu sebagai kampanye politik. Dia mengaku sudah berkali-kali mendatangi Rumah Belajar dan bersilaturahmi dengan warga sekitar Rumah Belajar.
Sementara Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra lebih tegas lagi. Dia akan mengumpulkan satu juta Kartu Tanda Penduduk (KTP) warga Jakarta mulai 1 Maret 2016. Dia berencana dalam waktu tiga bulan akan mendapatkan satu juta KTP untuk mendaftarkan diri sebagai calon gubernur (cagub) Independen ke Komisi Pemilihan Umum DKI.

Yusril Ihza Mahendra.
Yusril Ihza Mahendra.

Menurut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan, apapun yang dilakukan oleh rival barunya itu sah saja. “Ya bagus dong, saya senang Bang Yusril bisa ikutan. Saya sudah bilang, dia orang hebat. Pernah ikut capres (calon presiden), ketua umum partai, menteri,” kata Ahok, sapaan karib Basuki, di Balai Kota Jakarta, Selasa (23/2/16).
Bahkan Ahok bangga dengan Yusril, berasal dari daerah yang sama, Belitung. “Sekampung sama saya gitu loh. Jadi kalau saya kalah wajar dong, orang dia hebat, Kalau saya menang, hebat saya lawan dia,” pungkas Ahok.
Soal kemungkinan berpasangan dengan Yusril, Ahok mengaku itu tidak akan terjadi. Sebab, menurut dia, Yusril terlalu pintar dan Ahok tidak mudah untuk mengimbangi dia. “Buat apa saya berpasangan dengan orang pintar? Bisa repot saya nantinya,” ungkap dia.

Pencitraan
Sementara bagi Sandiaga Uno, kedatangannya di Rumah Belajar sudah dilakukan sejak 2011. Ini Silaturahmi dengan warga sekitar Manggarai. Tidak ada hubungannya dengan politik, tutur dia di rumah warga RW 007 Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (23/2/16).

Sandiaga Uno (tengah) berbincang-bincang dengan warga Rumah Belajar di Maggarai, Jakarta.
Sandiaga Uno (tengah) berbincang-bincang dengan warga Rumah Belajar di Maggarai, Jakarta.

Semenjak pemunculannya dalam penjaringan Calon Gubernur DKI 2017 oleh Partai Gerindra, Sandiaga merasa banyak orang menganggap kegiatan yang dilakukannya bentuk pencitraan. “Tidak ada hubungannya dengan Pilgub 2017 ya. Tapi karena kemarin saya datang ke Gerindra, jadi saya dianggap bawa nama partai,” pungkas Sandiaga.
Jadi, ujarnya, kunjungan ke Rumah Belajar dan rumah warga sekitar itu untuk meninjau anak-anak yang putus sekolah, sekaligus berbicara soal usaha mikro yang digeluti warga sekitar Manggarai. “Saya melakukan ini untuk mendapatkan aspirasi dari warga, agar bisa dapat formulasi kebijakan yang pas untuk masyarakat kelas bawah,” kata Sandiaga.
Diketahui sebelumnya, Sandiaga Uno saat ini menjadi salah satu penantang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam ajang Pemilihan Gubernur 2017. Dia termasuk dalam penjaringan bakal cagub DKI dari Partai Gerindra. [JX/Cka/E4]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here