Sejak 1978, 4,04 Juta Mahasiswa Tiongkok Studi di Luar Negeri

BEIJING, JIA XIANG – Sejak tahun 1978 jumlah mahasiswa Tiongkok yang belajar di luar negeri mencapai 4,04 juta orang. Dan jumlah mereka yang kembali ke Tiongkok secara keseluruhan tercatat 2,22 juta orang. Artinya angka itu menjadi angkatan kerja baru bagi negeri tersebut.
Demikian sebuah laporan yang diterbitkan belum lama ini oleh Kementerian Pendidikan Tiongkok. Dalam Laporan itu disebutkan bahwa pada tahun 2015 lebih dari 520.000 mahasiswa Tiongkok studi ke luar negeri. Namun jumlah mereka yang kembali ke dari studi di luar negeri mencapai 409.100 orang. Umumnya mereka yang kembali pulang, sekitar 75 persen yang diwawancarai, berkeinginan bekerja di  kota-kota di pantai timur negeri itu. Sementara 49 persen lainnya ingin tetap bekerja di kota-kota besar seperti Beijing, Guangzhou, Shanghai, dan Shenzhen.
Dari yang diwawancarai itu, hanya 3,32 persen berharap mulai bekerja atau membuka bisnis sendiri. Kesimpulan hasil wawancara itu memperlihatkan bahwa peluang mengembangkan karir adalah faktor paling penting bagi mereka dalam memilih pekerjaan, kemudian disusul dengan lokasi dan gaji.
Mahasiswa yang belajar bidang studi manajemen, sains, dan ekonomi, mengisi permintaan terbesar lapangan kerja setelah mereka kembali ke Tiongkok, setelah itu disusul bidang studi bidang teknik, seni dan hukum. Menurut Qi Mo, pejabat dari Kementerian Pendidikan Tiongkok menyebutkan 97 persen mahasiswa
yang studi di luar negeri atas biasa sendiri. Karena itu, adanya laporan yang dikeluarkan kementerian itu sangat membantu para orangtua murid di Tiongkok untuk membuat rencana studi di luar negeri. [JX/Xinhua/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here