Selama UAN, Jangan Ada Izin Keramaian

Jia Xiang – Menjelang pelaksanaan Ujian Akhir Nasional (UAN), Dinas Pendidikan Pemprov Kalbar meminta kepada pihak PLN agar tidak melakukan pemadaman listrik. Sebab selama ini sering terjadi pemadaman, dan jika hal itu terjadi dapat menganggu jalannya proses UAN.

Selain itu kepada para bupati dan walikota diminta untuk tidak mengeluarkan izin hiburan rakyat. Acara hiburan rakyat ini dapat mengganggu waktu belajar dan konsentrasi siswa, kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemprov Kalbar A. Akim kepada wartawan Jumat (1/3), di Pontianak.

Ia menambahkan, untuk kelancaraan UAN pihaknya akan menyurati PLN  untuk meminta agar tidak terjadi pemadaman listrik saat pelaksanaan UAN.

Untuk itu, pihaknya berharap kepada pihak PT PLN agar memperhatikan kondisi PLN khususnya terkait pelaskanaan UAN. “Hal ini penting karena  jika terjadi pemadaman listrik saat UAN akan sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan UAN di sekolah,” tegasnya.

Sementara itu, Dinas Pendidikan juga juga meminta para bupati dan walikota agar tidak mengeluarkan izin keramaian atau hiburan rakyat  menjelang maupun saat pelaksanaan UAN.  “Hal ini penting karena pesta hiburan rakyat itu sangat digemari para remaja atau siswa. Artinya pada saat menjelang UAN jika ada pesta rakyat, mereka akan menyaksikan dan bukan belajar,” tambah Akim.

Jadi, tegasnya,  jika ada hiburan rakyat, maka akan sangat menganggu waktu belajar siswa, jadi izin hiburan rakyat agar tidak dikeluarkan, sehingga siswa memiliki waktu yang cukup untuk belajar. [Sid/E4]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here