Setelah Raih Juara Liga Primer, Chelsea Incar Piala FA

Para pemain Chelsea rayakan kemanangan mereka. (Foto: JX/BBC)

LONDON, JIA XIANG – Chelsea bertekad memenangi Piala FA setelah menjuarai Liga Primer 2016-2017, kata  pelatih Antonio Conte.  Klub asal London Barat itu akan menghadapi Arsenal di Stadion Wembley, 27 Mei nanti, dalam final Piala FA.

The Blues – julukan Chelsea – meraih juara Liga Primer Inggris untuk keenam kalinya, walaupun masih menyisakan dua laga, berkat gol tunggal pemain cadangan Michy Batshuayi ke gawang West Brom.

“Bagi saya, status juara yang kami raih pada musim pertama saya bersama Chelsea, membuat saya bangga dengan prestasi ini,” kata Conte kepada BBC Sport.  “Para pemain saya menunjukkan sikap profesional, berkomitmen, kerja sama dan kemauan hebat untuk memenangkan liga ini.”

Walaupun sudah dipastikana juara, Conte meminta para pemainnya tetap tampil serius dalam dua laga yang tersisa. “Kami memiliki dua laga tersisa, kami akan membuat musim ini dengan penampilan yang fantastis hingga laga terakhir,” ujarnya.

Conte, yang mengambil alih posisi manajer Chelsea setelah mengundurkan diri sebagai pelatih timnas Italia usai Euro 2016, mengatakan dirinya menguba sistem pertahanan klubnya, setelah ditaklukkan Arsenal 0-3 pada September tahun lalu.

Perubahan ini ternyata sangat penting bagi perjalanan Chelsea dalam laga-laga berikutnya. Ketika itu, mereka berada di urutan delapan, delapan poin dibawah pemuncak klasemen sementara, Manchester City.

Dan, seperti diketahui, Chelsea kemudian meraih 13 kemenangan secara beruntun. Saat ini, klub asal London barat itu berjarak 10 poin dari Tottenham Hotspur, rival terpenting dan tidak mungkin terkejar lagi, walaupun masih menyisakan dua laga tersisa.

Antonio Conte rayakan kemenangan bersama pemainnya. (Foto: JX/BBC)

Conte masih teringat, betapa dirinya merasa frustasi saat dikalahkan Arsenal pada September 2016 lalu. “Saya frustasi, seolah-olah gagasan tentang permainan sepak bola yang saya gariskan, tidak telrihat sama sekali di lapangan,” tambah Conte.

Kemudian, mantan pemain timnas Italia pada era 90-an ini berkata: “Kekalahan di awal musim yang membuat kami terpuruk di urutan 10, membuat saya berpikir bahwa ada masalah yang harus dipecahkan.”

Namun demikian, semua itu menjadi bagian dari masa lalu. “Saat ini saya menemukan kekuatan dan menemukan sistem yang cocok diterapkan,” ungkap Conte. “Ini adalah kunci kemenangan kami di musim ini, yaitu semua pemain telah menemukan sistem yang terbaik untuk mereka.”

Conte menyatakan terima kasih kepada para pemainnya karena mempercayai filosofi gaya permainan yang dirinya terapkan.

Sementara itu, Kapten Chelsea Gary Cahill mengatakan para pemain selalu yakin bahwa mereka menjuarai kompetisi Liga Primer, walaupun mereka berada di urutan 10 pada musim lali, terpaut 31 poin dari sang juara, Leicester City.

Cahill kemudian menjelaskan: “Sepanjam musim ini, kami selalu tampil percaya diri, dan itu telrihat di ruang ganti pemain. Kami pantas mendapatkan status juara itu, karena kami bekerja sangat keras, sehingga tampil makin baik dari laga ke laga.”

Rekan Cahill di barisan belakang, David Luiz mengatakan keyakinannya bahwa Chelsea bakal menjuarai Liga Primer, mendorongnya untuk kembali memperkuat The Blues – dan meninggalkan klub lamanya, Paris St-Germain, Agustus tahun lalu.

“Ketika saya memutuskan untuk kembali, saya bermimpi memenangi Liga Primer. Dan, saya sangat senang karena mimpiku menjadi kenyataan,” kata pemain timnas Brasil ini.  “Setiap hari, Conte bekerja dengan sangat semangat. Dia pantas mendapatkannya karena dia bekerja keras setiap hari.” [JX/BBC/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here