Suasana Imlek di Negeri “Laskar Pelangi”

Bangka Belitung, Jia Xiang – Ada suasana berbeda saat malam perayaan tahun baru Imlek 2565 Kabupaten Belitung Timur, Bangka Belitung. Negeri “Laskar Pelangi” ini dihiasi ribuan lampion berwarna merah yang memenuhi setiap ruas jalan di dalam kota Manggar.

Suasana perayaan Imlek sejak Kamis malam (30/1/14) hingga siang ini, Jumat (31/1/14) begitu terasa di Belitung Timur. Mulai dari jalan-jalan di pusat kota hingga ke pelosok, beragam pernak-pernik Imlek dan aktivitas peribadatan semakin menambah semarak perayaan Imlek tahun ini.

Bukan hanya lampion, suasana keakraban di warung kopi pun turut menghiasi meriahnya malam tahun taru Imlek di Belitung Timur. Di sebelah timur laut Pasar Lipat Kajang Desa Baru Kecamatan Manggar Belitung Timur, hiruk pikuk suasana acara di Vihara Cahaya Maitreya pun bergema memecah keheningan malam menyambut datangnya tahun baru. Tua muda bercanda dan bersenda gurau menikmati perpisahan tahun.

Di Vihara Cahaya Maitreya, Manggar, kegiatan kesenian tradisional Tionghoa digelar khusus untuk merayakan malam tahun baru Imlek. Tepat pukul 00.00 WIB, digelar upacara sembahyang dan acara makan malam bersama di vihara.

Seluruh vihara dan kelenteng di wilayah Bangka Belitung tentu saja disibukkan dengan beragam upacara ritual keagamaan maupun acara budaya hingga sepekan di bulan pertama kalender China. Sedikitnya ada tujuh ritual yang akan diselenggarakan.

Di Kota Manggar, Belitung Timur, hanya memiliki dua tempat ibadah yaitu Vihara Dharma Suci dan Vihara Cahaya Maitreya. Sementara itu, kawasan Pasar Manggar merupakan kawasan Pecinan sejak ratusan tahun silam. Seiring perjalanan waktu, akulturasi budaya antara masyarakat Tionghoa dengan etnis lainnya di kawasan itu, memperkaya kebudayaan masyarakat setempat. [Zar/U1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here