Suhu Bumi Meningkat, Kehidupan di Laut Terancam

(Foto: JX/Ist)

WASHINGTON, JIA XIANG – Meningkatnya suhu bumi mengguncang atau mempengaruhi kehidupan di lautan, menyebar penyakit, menghancurkan terumbu karang, dan mengancam keamanan pangan global.Demikian laporan yang dikeluarkan oleh delapan puluh ilmuwan dari 12 negara sebagai hasil temuan mereka, awal pekan ini. Mereka memaparkan laporan itu dalam pertemuan International Union for Conservation of Nature (IUCN) di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat.
“Kita semua tahu peran samudera dalam menghidupi planet ini. Kita semua tahu lautan memungkinakan kita bernapas dengan baik. Tetapi walaupun begitu, kita membuat lautan sakit,” kata Direktur IUCN, Inger Anderssen.
Para ahli mengatakan, lautan telah menyerap lebih dari 90 persen dari semua panas tambahan yang disebabkan oleh pemanasan global selama 40 tahun terakhir, dan menyebabkan perubahan drastis pada lautan.
Sejumlah hewan mamalia laut dan burung-burung terpaksa mencari makan jauh dari sumber makanan mereka yang biasa dan tempat mereka bersarang, Sementara kehidupan laut lainnya terpaksa menjauh dari perairan yang panas ke arah laut yang lebih dingin di sekitar kutub.
Lautan yang lebih hangat juga menyebabkan lebih banyak penyakit pada tanaman laut dan hewan, dan menimbulkan ancaman yang jelas bagi kesehatan manusia. Para ahli menambahkan tidak ada jalan keluar kecuali mengurangi emisi gas rumah kaca buatan manusia yang menyebabkan bumi memanas dengan tidak wajar. [JX/VOA/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here