Taiwan Bentuk Tim Mediasi Pasca Bencana

TAIPEI, JIA XIANG – Pemerintah Taiwan membentuk tim mediasi pasca bencana yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri Duh Tyzz-jiaun. Fokus tim ini adalah membantu proses pemulihan para korban terutama terkait persoalan utang dan asuransi.
Hal tersebut diungkapkan oleh Perdana Menteri Simon Chang ketika memimpin rapat yang membahas penanganan korban bencana, Minggu (14/2/16) pagi di Taipei, Taiwan.
Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Duh menekankan bahwa pekerjaan pemulihan tidak hanya sebatas wilayah Tainan saja, tetapi juga daerah lain di sekitarnya yang juga hancur terkenda bencana gempa bumi.
Dia menambahkan, ada enam tugas pokok yang menjadi prioritas, yaitu pertama dan kedua adalah membantu para korban terkait masalah utang dan asuransi. Keetiga, pemerintah pusat akan meneliti daerah bencana. Empat dan lima, Kementerian Ekonomi memimpin perbaikan pipa air dan infrastruktur pengairan. Keenam, meninjau kembali dan memperbarui undang-undang pembangunan gedung yang berlaku saat ini.
Di sisi lain, Pemerintah Taiwan juga secara resmi menghentikan pencarian korban gempa. Hampir seratus enam belas orang ditemukan meninggal di antara puing-puing kompleks rumah susun di kota Tainan, Taiwan selatan.
Pihak pengembang dan dua arsitek gedung telah ditangkap atas dasar kelalaian. Pertanyaan atas kualitas pembangunan gedung muncul setelah gempa bumi merubuhkan gedung, dan kaleng minyak goreng ditemukan di dalam rongga dinding yang ambruk. Sebagian besar korban gempa berkekuatan 6,4 pada skala Richter tersebut berada di dalam gedung Weiguan Jinlong.
Kompleks apartemen berlantai 17 Weiguan Jinlong atau Naga Emas, rubuh saat gempa melanda Sabtu 04.00 waktu setempat, saat Taiwan mulai merayakan Tahun Baru Imlek 2567. [JX/BBC/ chinapost.com.tw/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here