Taiwan Waspadai Reaksi Militer Cina

Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen mendapat penjelasan dari perwira Angkatan Laut Taiwan. (Foto: JX/VOA)

TAIPEI, JIA XIANG РTaiwan meningkatkan kewaspadaannya,  tetapi menghindari setiap tindakan yang bisa memancing reaksi Cina.

Sejak Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen, menjabat bulan Mei lalu, pemerintah di Taipei telah mencatat ada empat penerobosan ke wilayah perairanya.

Dua dari aksi militer terbaru terjadi menyusul pembicaraan telepon pemimpin Taiwan itu dengan Presiden AS terpilih Donald Trump. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran Taiwan akan meningkatnya tindakan Cina terhadap pulau yang diklaim oleh Beijing  sebagai provinsi yang membangkang.

Sejak 20 Mei, pesawat Angkatan Udara dan kapal-kapal Angkatan Laut Cina telah mendekati zona identifikasi yang ditandai oleh Taiwan, kata juru bicara Kementerian Pertahanan Taiwan kepada VOA.

Juru bicara itu mengatakan, Cina menggerakkan armada itu, yang merupakan bagian dari kekuatan militer terbesar ketiga di dunia, untuk memperingatkan Taiwan.

Beijing telah mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya sejak perang saudara Cina pada tahun 1940-an, dan menegaskan pada akhirnya harus ada unifikasi, meskipun jajak pendapat di Taiwan menghendaki status otonomi.

Juru bicara itu mengatakan, Taipei mengantisipasi Cina akan meneruskan provokasi di wilayah udara dan perairannya. Taiwan meningkatkan kewaspadaannya tetapi menghindari setiap tindakan yang bisa memancing reaksi Cina, kata juru bicara Kementerian Pertahanan. [JX/VOA/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here