Tanjung Gusta Menunggu Pasokan Air

Jia Xiang-Pasca kerusuhan,  kondisi di Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta masih mencekam,  terlihat sejumlah aparat  keamanan dari TNI dan Polri  diturunkan untuk menjaga kawasan LP Tanjung Gusta.
Untuk mengantisipasi lolosnya napi, penjagaan di sekitar LP diperketat, bahkan sejumlah petugas melakukan razia dengan memeriksa KTP dan identitas warga yang melintas, hingga ke sejumlah titik di kota Medan.
Berdasarkan pantauan Jia Xiang Hometown di lokasi kejadian, pada Jumat (12/7/13) sore,   terlihat masyarakat masih memadati lokasi,  untuk sekedar  melihat atau menyaksikan  dari dekat puing-puing bekas  kebakaran dan napi yang tetap masih bertahan di lembaga pemasyarakatan.
Sampai hari ini,  Jumat (12/7/13) sudah ada 61 orang napi yang berhasil ditangkap, umumnya napi keluar melalui pintu portir LP Tanjung Gusta, setelah membakar gedung perkantoran yang ada di dalam LP.
Dari data yang dihimpun,  ada lima orang dinyatakan tewas terpanggang yakni 2 orang napi masing-masing, Yohanes dan Awi Batam serta 3 orang petugas yakni Naibaho, Bona  dan seorang  sipir wanita bernama Sawiyah.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum HAM Sumut Budi Sulaksana di LP Tanjung Gusta Medan, menjelaskan, pihak LP sudah melakukan serangkaian antisipasi guna memenuhi kebutuhan penghuni LP termasuk memesan dua tangki air.  ” Kami sudah memesan dua tangki air, ke PDAM Tirtanadi, tapi tidak datang, “ katanya.
Menurutnya,  terhentinya kebutuhan air bagi penghuni LP karena listrik padam,  akibat kerusakan trafo jaringan yang meledak sejak subuh.   Pada pukul 18. 00 WIB,  listrik sempat menyala, tapi menyala sebentar saja, terus meledak lagi.
Akibatnya, napi menjadi  resah dan protes,  meski petugas telah berusaha memberi penjelasan, namun para napi tetap  protes dan melawan petugas, dan akhirnya membakar LP. [Jap/A1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here