Tencent Masuk Top 100 Most Valuable Global Brands Tahun 2017

(Foto: JX/Chindaily)

BEIJING,JIA XIANG – Portal Tencent dari Cina kini masuk dalam daftar 10 besar dalam daftar 100 mereka paling berharga di dunia, demikian laporan dari The 2017 Top 100 Most Valuable Global Brands  yang dikeluarkan hari Selasa (7/6/17) oleh WPP dan Kantar Millward Brown.

Sementara raksasa teknologi  Google, Apple, Microsoft, Amazon dan Facebook menempati posisi lima besar dalam daftar tersebut. Sedangkan Tencent di peringkat 8. Bila dilihat dari kawasan Asia Pasifik, Tencent adalah salah satu dari 21 mereka di kawasan itu yang masuk dalam daftar Global Brands.

Sedangkan mereka Cina lainnya yang ada di daftar 2017 tesebut antara lain Alibaba (urutan 14), China Mobile (17), ICBC (28), Baidu (39), Huawei (49), China Construction Bank (54), Ping An (61), Moutai (64), Agricultural Bank of China (72), China Life (78), Sinopec (85) dan  Bank of China (94).

Laporan itu disusun beradasarkan data yang dihimpun dari 14 kategori dari produk yang tengah disurvei. Lalu menganalisis data tentang produk-produk tersebut dan perilaku konsumen di lima wilayah georgrafis yaitu Cina, India, Rusia, Amerika Latin dan Asia Tenggara.

Produk-produk dari Amerika Serikat mendominasi  peringkat itu dengan menempatkan 54 merek (71 persen). Tetapi merek-merek Cina kenyataan sekarang mulai bergerak naik.

Ketika laporan Global Brands ini pertama kali dikeluarkan, 12 tahun lalu, hanya ada satu merek saja dari Cina yaitu China Mobile, perusahaan telekomunikasi milik negara- dalam BrandZ Global Top 100.

Sejak saat itu, jumlah mereka asal Cina yang masuk daftar Top 100 meningkat, dan nilai merek-merek Cina juga melonjak 937 persen. Dengan kata lain 2017 ini ada 11 persen merek Cina yang ada di daftar tersebut.

Sementara Tencent sendiri, nilai mereknya naik 27 persen menjadi 108,3 miliar dollar AS. Angka ini naik 3 tingkat untuk masuk dalam 10 besar. Bahkan pengguna internet Tencent  dalam sebulan hampir mencapai 890 juta, melalui app media sosialnya, termasuk WeChat.

Bahkan Tencent juga meraup untung melalui bisnis game online, dan pelayanan cloud, demikian laporan Global Brands. Dalam analisisnya, laporan itu menjelaskan bahwa merek-merek Cina  yang ada didaftar itu didominasi oleh perusahaan milik pemerintah antara lain bergerak di industri minuman ringan (termasuk mereka seperti Moutai), perbankan, asuransi, minyak dan gas, serta telekomunikasi seperti China Mobile.

Bila merek-merek seperti  Google, Apple, Microsoft, Amazon dan  Facebook digabungkan, maka mereka menguasai 25 persen  daftar Top 100 Global Brands itu.  Amazon  meraup pertumbuhan nilai merek paling tinggi  dalam daftar itu. Nilainya naik 41 persen (40,3 miliar dollar AS)  menjadi 139,3 miliar dollar AS.

Sedangkan Adidas menurut daftar itu, merek yang peningkatan pertumbuhannya paling cepat yaitu naik 58 persen (8,3 miliar dollar AS), disusul oleh Moutai, minuman beralkohol yang naik 17 miliar dollar AS (48 persen). [JX/Chinadaily/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here