Tiongkok dan Bali Jajaki Kerja Sama Pendidikan

Rektor Universitas Tsing Hua, Cheng Xu, bertemu dengan Gubernur Bali Mangku Pastika. (Foto: JX/Dearna)

DENPASAR, JIA XIANG – Rektor Universitas Tsing Hua, Cheng Xu, bertemu dengan Gubernur Bali Mangku Pastika untuk menjajaki kemungkinan kerja sama di bidang pendidikan. Pertemuan berlangsung di Taman Budaya, Denpasar, Sabtu (25/6/16).

Tsing Hua sendiri merupakan universitas terbaik di Tiongkok dan berlokasi di ibu kota negeri tirai bambu itu, Beijing. Dalam pertemuan itu, Gubernur Pastika menginginkan agar ada kesempatan bagi putra putri Bali mengenyam pendidikan di sana. Apalagi universitas yang juga merupakan mitra Massachusetts Institute ofTechnology di Amerika ini memiliki kualitas informasi teknologi (IT) yang sudah diakui dunia.

Selain pertukaran pelajar dan mahasiswa, Pastika juga berharap kerja sama bisa diperluas dengan mengirimkan pengajar dan staf universitas di Bali untuk menjalani pelatihan di sana. “Saya ingin kerja sama ini bisa terselenggara secepatnya, dan juga berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Pastika juga membeberkan beberapa kerja sama yang sudah terjalin dengan Tiongkok selama ini yaitu sister province dengan dua provinsi di Tiongkok, yaitu Hainan dan Yunan. Dan kemungkinan akan merambah lagi dengan beberapa provinsi lainnya, karena telah dilakukan beberapa penjajakan sebelumnya.

Kepada para delegasi, Pastika juga menyampaikan kekagumannya akan Tiongkok dan budayanya yang sudah mengakar sejak ribuan tahun. Dia berharap selain kerja sama dengan perguruan tinggi ini bisa juga dijalin kerja sama di bidang kebudayaan. “Saat ini kami sudah dikenal sebagi Island of Gods, Island of Tolerance dan Island of Love. Mungkin ke depan Bali mendapat julukan baru yaitu Island of Knowledge, apalagi pertemuan ini bertepatan dengan hari turunnya ilmu pengetahun,” tandasnya.

Sementara itu Cheng Xu menyampaikan apresiasi terhadap sambutan hangat Gubernur Pastika beserta jajarannya. Dia menyampaikan  keseriusannya  menjalin kerja sama yang intensif dengan Indonesia khususnya Bali di bidang pendidikan. Menurut dia, kerja sama ini bisa dimulai dengan pertukaran pelajar terlebih dahulu, untuk mempelajari kebudayaan masing-masing negara.

Ke depan dia berharap kerja sama bisa lebih diperdalam lagi dengan menjadikan Bali sebagai pusat-pusat program penelitian dari universitasnya. Selain pertukaran pelajar dan dosen, dia juga berharap bisa mempertemukan para ahli dari Tiongkok dan Bali untuk membahas berbagai isu seperti isu kebudayaan, dan tidak menutup kemungkinan bisa terjalin kerja sama juga di antara mereka.

Cheng Xu juga sangat mengagumi kebudayaan Bali beserta alamnya. Menurut dia, saat ini Bali telah menjadi primadona tujuan wisata di negaranya. “Banyak orang Tiongkok menjadikan Bali sebagai tujuan utama untuk berlibur, dan pulau ini sangat terkenal di negara kami,” tandasnya.

Sementara hadir pula dalam kesempatan itu I Gede Ardika, mantan Menteri Pariwisata RI yang saat ini menjabat sebagai Anggota Etik Pariwisata Dunia. Sebagai orang yang menjadi penghubung pertemuan ini, Ardika berharap kerja sama ini bisa berjalan mulus, karena untuk mencapai visi misi Bali Mandara, harus dimulai dari SDM yang berkualitas, dan ini bisa menjadi salah satu langkah untuk mencapai hal tersebut. [JX/Drn/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here