Transportasi Marunda, Ahok Belum Punya Solusi

Jakarta, Jia Xiang – Kendala akses transportasi darat yang dihadapi warga rumah susun (rusun) Marunda, Jakarta Utara, ternyata belum bisa diatasi.

Terkait masalah ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), justru hanya bisa menjawab bahwa masalah fasilitas transportasi rusun Marunda solusinya masih sedang dipikirkan oleh Pemerintah DKI Jakarta.

Menurut Ahok, Pemerintah DKI sudah memiliki rencana untuk mengatasi kendala minimnya akses transportasi tersebut. Saat ini sudah dibuat perencanaan untuk membuka jalur baru ke kawasan rusun Marunda, dan akan disediakan tambahan bus berukuran sedang yang akan melayani rut angkutan umum ke kawasan itu.

“Bus ukuran sedang pasti masuk ke sana tetapi saat ini masih kacau. Coba nanti kita lihat lagi untuk transportasi di Marunda, karena sebagian sopir angkot dan ojek marah-marah dan protes jika diperasikan bus di wilayah itu,” kata Ahok saat dikonfirmasi Jia Xiang Hometown di Balaikota, Kamis (13/2/14).

Perkara sulitnya akses transportasi di kawasan rusun Marunda sudah lama dikeluhkan warga. Terutama mereka yang menempati rusun setelah direlokasi dari beberapa tempat di Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) bahkan pernah sesumbar menjanjikan bahwa perkara kendala transportasi tersebut bisa diselesaikan dalam sepekan.

Awal Desember 2013 lalu, saat desakan warga terus muncul, Jokowi secara tegas menjanjikan bahwa sarana transportasi darat itu akan dikerjakan. “Keluhannya di transportasi. Itu yang mau kita kerjain. Seminggu lah paling tidak,” kata Jokowi kala itu.

Menurut dia, rusun yang dijadikan tempat relokasi warga bantaran Waduk Pluit ini memang harus dibangun terintegrasi dengan pasar, klinik dan sebagainya. Apabila transportasinya tidak mendukung, hal itu tentunya akan menjadi masalah. “Memang harus terintegrasi, kalau pasar dan klinik saja tapi enggak ada transportasinya ya jadi problem,” ujarnya.

Sayangnya, janji Jokowi dan Ahok itu hingga saat ini belum terealisasi. Akibatnya, ratusan keluarga yang telah menempati rusun Marunda, hingga beberapa waktu kedepan masih harus berhadapan dengan perkara minimnya akses transportasi.  Kondisi ini tentu menjadi kendala tersendiri bagi aktivitas warga. [For/U1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here