Universitas Maranatha Bandung Kerjasama dengan Chong Qing University China

Fakultas Kedokteran Universitas Maranatha, Bandung kedatangan dua tamu dari Chong Qing University, China. Kedua tamu itu adalah Prof Wang Xing dan Pof Yonggang Lu. Mereka menghadiri acara Bio Medical Engineering Symposium, Sabtu (11/5/13). Mereka berbagi ilmu tentang Bio-Medical Engineering sebagai ilmu pengobatan tradisional Tiongkok kepada para dokter, dosen dan mahasiswa. Bio-engineering di Indonesia belum terlalu populer dalam dunia medis. Namun di Tiongkok, pengobatan dengan Bio Medical Engineering sudah sangat populer sejak ribuan tahun silam, sebagai salah satu ilmu kesehatan yang diakui secara turun temurun. Pada kesempatan pertama, Prof Wang Xing berbicara tentang Bio-engineering our research experience dan understanding. Yaitu pemaparan tentang hasil penelitian yang sudah mereka lakukan dalam penerapan dan pemahaman Biomedical. Sedangkan Prof. Yonggang Lu dalam penjelasannya menggunakan bahasa Inggris tentang Aplication off Stem Cell is in Nerve and Bone Repair, yaitu penerapan stem cell dalam perbaikan tulang dan syaraf. Selain kedua professor itu, salah seorang dosen Fakultas Kedokteran Universitas Maranatha, dr Khie Khiong, Phd, juga memaparkan hasil penelitiannya tentang manfaat buah merah dalam mengobati tumor. Menurutnya, buah merah yang merupakan buah khas Papua memiliki keunggulan yang sangat tinggi dalam pencegahan dan pengobatan tumor, karena kandungan senyawa kimia yang dimilikinya. Karena itu, ia menganjurkan pemberian buah merah kepada para penderita tumor bahkan kanker dalam pengobatan. Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Maranatha, dr Joe Suherman, MS, AIF, kepada Jia Xiang Hometown mengungkapkan kalau simposium ini dilaksanakan untuk menjajaki kerjasama dengan perguruan tinggi di luar negeri, khususnya China. ‘’Pada kesempatan ini kita membuka kerjasama ini dengan pihak Chong Qing University. Mereka datang ke sini, untuk membagi ilmu tentang bio-medical yang sekarang banyak diterapkan dalam ilmu pengobatan di dalam ilmu pengobatan modern,’’ ujar dr Joe. Kerjasama dengan perguruan tinggi di luar negeri, khususnya dengan Chong Qing University, baru pertamakali dilakukan. Tujuannya, selain untuk meningkatkan hubungan dengan perguruan tinggi di luar negeri, diharapkan bisa melaksanakan program bersama dalam peningkatan pengetahuan mahasiswa dan dosen melalui pertukaran maupun penelitian. ‘’Sudah disepakati adalah kerjasama penelitian. Mudah-mudahan ini bisa kita laksanakan secepatnya,’’ tandas dr Joe.[JX/Sam/D9]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here