Unjuk Rasa Tak Tertib, Ahok Ultimatum Perusahaan Taksi

Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: JX/Kartika Sabturina)

JAKARTA, JIA XIANG – Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama meminta perusahaan taksi untuk menindak oknum sopir yang telah ikut dalam aksi unjuk rasa hari ini di Jakarta. Ia menjelaskan, aksi yang dilakukan para sopir taksi itu tidak sesuai dengan aturan Tertib Demo yang berlaku di DKI.

Ahok, sapaan karib Basuki, pada akun twitter resminya mengatakan Pemerintah Provinsi DKI sudah membentuk Kelompok Kerja lima tertib untuk percepatan pembangunan. Menurut dia, ada hal yang berkaitan dengan demonstrasi hari ini yaitu, Tertib Demo.

“Pemda DKI sdh membentuk Pokja 5 tertib utk percepatan pembangunan. Salah satunya Tertib Demo,” tulis dia pada akun resmi pribadinya, @basuki_btp , Selasa (22/3/16) pukul 13.50 WIB.

Berselang dua menit kemudian, Ahok kembali bercuit. Ia meminta perusahaan taksi menindak oknum-oknum sopir yang ikut merusak fasilitas umum milik DKI.

“Seluruh perusahaan taksi yang tidak menindak oknum-oknum  demo yang melakukan pengrusakan, izin usahanya akan saya cabut,” tulisnya pada pukul 13.52 WIB.

Diketahui sebelumnya, Gubernur tadi pagi telah mengatakan bahwa dia mengizinkan massa untuk melakukan aksi unjuk rasa. Tapi dengan catatan, tidak merusak fasilitas umum selama aksi itu berlangsung.

“Yang penting jangan merusak lingkungan. Silakan saja mau demo,” kata Ahok pagi tadi di Kantor Kelurahan Kenari, Senen, Jakarta Pusat. [JX/Cka/W5]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here