Upaya Hilangkan 41 Titik Genangan di Jakarta

Jakarta, Jia Xiang – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengklaim pihaknya berhasil menghilangkan titik genangan air di beberapa ruas jalan di lima wilayah ibukota sebanyak 41 atau 54 persen dari total 75 titik.

“Kalau genangan dibandingkan tahun lalu sudah turun lebih dari 50 persen,” ujar Jokowi di Balaikota Jakarta, Senin (20/1/14).

Menurut dia, angka yang dimiliki Pemerintah DKI ada 75 titik genangan air di sejumlah ruas jalan ibukota. Dari 75 titik itu saat ini tinggal 34 saja. Ditargetkan untuk merampungkan sisa genangan yang berjumlah 34 titik itu, karena saluran air yang ada di wilayah ibukota adalah tanggung jawab Pemerintah DKI.

Sebelumnya, Pusat Kendali Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan sebanyak 34 titik genangan air muncul akibat hujan deras yang mengguyur wilayah ibukota pada Jumat (8/11).

Sebanyak 34 titik genangan air itu, antara lain di Jalan Raden Inten/Buaran arah Banjir Kanal Timur setinggi 30 cm, Jalan Jatiwaringin 10 cm, jalan dekat Rumah Sakit Abdi Waluyo 10 cm, jalan depan Kelurahan Setiabudi belakang Indofood Tower 25 cm, jalan fly over Antasari 20 cm, Jalan Agus Salim 10 hingga 30 cm dan Jalan Sabang 20 cm.

Jalan Thamrin B Bundaran Hotel Indonesia (HI) setinggi 10 hingga 30 cm, Jalan DI Panjaitan (depan Hotel Patria Park) 40 cm dan Jalan Gunung Sahari 20 cm. Selanjutnya, Jalan Satrio depan Kuningan City arah Kampung Melayu 30 cm, Jalan Kebon Nanas arah Cawang 30 cm.Jalan Dewi Sartika arah UKI (terowongan Cawang) 30 hingga 40 cm dan Jalan Senen arah Salemba 10 cm.

Sementara, lampu lalu-lintas pos Oteva setinggi 30 cm, Jalan Cikini Raya di depan Seven Eleven Cikini 30 cm, Jalan Cipinang Indah sekitar Sekolah Penabur 20 cm, Jalan Kalimalang Raya 10 cm, Jalan Mampang Raya jalur lambat 20 cm, Jalan Salemba Universitas Indonesia 20 cm dan Jalan MT Haryono menuju Halim Underpass Cawang 30 cm.

Genangan juga terjadi di Jalan Hasyim Ashari depan Sekolah Tarsisius dekat GOR Kemakmuran setinggi 20 cm, Jalan Otista terowongan Cawang arah Tanjung Priok 30 cm, Wilayah Duri Kosambi Jakarta Barat 40 cm, Jalan Rasuna Said 20 cm, Jalan Stasiun Tanjung Barat 30 cm, Jalan Asemka (tepat dibawah fly over) 25 cm dan Jalan Tebet Raya dekat Stasiun Tebet 30 cm.

Kemudian, di Jalan Nangka-Tanjung Barat depan SMP 212 atau Kampus Unindra genangan setinggi 20 cm, Jalan Medan Merdeka Timur depan Stasiun Gambir arah Mesjid Istiqlal 30 cm, depan Kementerian Pertahanan Menteng Jakarta Pusat 30 cm, Jalan Pancoran Barat 30 cm, Jalan Mangga Dua Raya 20 cm dan di sepanjang Gambir hingga Tugu Tani.

Dengan munculnya genangan-genangan tersebut, Pemprov juga berencana membangun ducting (rumah kabel) di saluran-saluran air karena adanya jaringan kabel yang semrawut.[Ant/U1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here