Usaha Sapu Rotan Hingga Malaysia

Jakarta, Jia Xiang – Usaha sapu rotan di Kampung Sindu, Kecamatan Samalantan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, semakin berkembang karena pemasarannya hingga ke negeri jiran Malaysia.

Kerajinan yang kini menjadi satu usaha ini dirintis sejak tahun 1986. Yang memulainya adalah Aku, warga Tionghoa yang lahir di Capkala pada 60 tahun yang lalu.

Menurut Aku, awal mula dia merintis sapu rotan tersebut saat dirinya membeli sapu rotan yang dibuat oleh seorang penduduk setempat. Lalu karena dia melihat kerajinan ini mempunyai peluang bisnis yang menguntungkan, maka dia mulai membuka sendiri. Aku menjual sapu rotan itu ke Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Hasilnya, sapu rotan tersebut laris terjual.

“Pada saat merintis usaha ini, saya menjual padi sebanyak dua ton. Hasilnya untuk modal.,” kata Aku kepada Jia Xiang Hometown, Senin (24/2/14).

Aku memperoleh untung dari usaha yang dirintisnya. Buktinya, usahanya tersebut terus berkembang. Dan dia mampu memproduksi sapu rotan sebanyak 4.000 sampai 5.000 sapu.

“Kalau eceran kami jual Rp 4.000, jika dibeli dalam jumlah besar maka saya kenakan harga Rp. 3500 per sapu,” kata Aku.
Pembeli terbesar, ungkapnya di kawasan Kalimantan Barat. Kini, sapu yang dijualnya banyak diminati masyarakat di, Malaysia. “Sapu rotan yang kami jual tidak kami ekspor ke sana, tetapi ada pembeli dari Malaysia yang memborong sapu rotan hasil produksi kami. Mereka kemudian menjual ke kembali di negaranya,” jelasnya. [Jem/S1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here