Vihara Dharma Sasana Miliki Nilai Historis

(Foto-Foto: JX/Iman Sjahputra)

TANJUNG PINANG, JIA XIANG – Di Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, warga keturunan Tionghoa yang percaya pada agamanya tidak sulit untuk mencari tempat ibadah, karena di sana banyak vihara/kelenteng berdiri.

Namun tidak semua vihara mempunyai nilai sejarah. Salah satunya adalah Vihara Dharma Sasana, yang terletak di daerah Senggarang. Menurut Ameng, salah satu penjaga vihara ini, tempat ibadah tersebut mempunyai nilai historis selama sekitar 300 ratusan tahunan.

Awalnya bangunan di tanah seluas sekitar 4 hektare hanya satu, untuk warga yang percaya pada adanya Dewa Langit (juga disebut Sun Tek Kong) yang dapat memberikan kebahagian, keselamatan, kesehatan, dan rezeki. Untuk dapat berhubungan dengan Dewa Langit, berbagai karakter dewa pun dipajang di bangunan ini. vihara-2

Seiring dengan perkembangan waktu, warga Tionghoa Tanjung Pinang banyak yang menjadi nelayan. Mereka selalu berdoa dan bersembahyang bila hendak melaut atau berlayar, dan kembali dengan selamat ke keluarga masing-masing.

Sebagai simbol dewi yang dapat menyelamatkan mereka, maka warga pun bersembahyang pada Dewi Mar Co. Bangunan Dewi Mar Co pun dibangun juga tanah tersebut. Warga Tionghoa Tanjung Pinang juga percaya akan adanya Dewa Toa Pek Kong, salah satu dewa yang dapat memberikan ketenangan hidup, semangat, dan keselamatan. vihara-4

Di tanah tersebut akhirnya didirikan bangunan ketiga, yang digunakan untuk sembahyang warga. Ketiga bangunan ini berdiri sejajar menghadap ke tepi laut, dan selalu ramai dikunjungi warga Tionghoa setempat. Selain ketiga bangunan, masih ada satu bangunan baru yang didirikan tahun 1998, untuk sembahyang pada Dewi Kwan Im. Ada juga beberapa patung Song Go Gong, Naga dan lainnya.

Setiap tahun vihara ini merayakan ulang tahunnya pada bulan Maret. Pada bulan Maret lalu banyak acara diadakan dan dirayakan oleh warga Tionghoa mancanegara. Mereka datang ke sini untuk berdoa, memohon restu serta bersyukur atas keberhasilan masing-masing. Banyak Artis lokal dan internasional juga turut hadir, tutur Atek, salah satu pengurus kepada Jia Xiang. Acaranya cukup semarak dan menarik. [JX/Iman Sjahputra]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here