WADA Ancam Beri Sanksi Beberapa Negara

LONDON, JIA XIANG – Skandal doping melanda beberapa cabang olahraga dunia, antara lain atletik dan tenis, bahkan November tahun lalu, Organisasi Antidoping Dunia (WADA) mengumumkan enam negara yang dianggap melanggar kode aturan penggunaan obat pada olahraga.Selain Rusia, lima negara lain yang dianggap WADA “tidak patuh” pada aturan penggunaan obat adalah Argentina, Ukrainia, Bolivia, Andorra, dan Israel.
Saat mengumumkan hal tersebut, dinyatakan juga negara-negara yang berada dalam daftar yang harus diawasi, yaitu Brasil, Belgia, Perancis, Yunani, Meksiko, dan Spanyol. Mereka harus menjalani serangkaian pemenuhan syarat sampai batas waktu bulan Maret 2016, jika tak ingin menghadapi sanksi.
Sementara itu, pihak laboratorium antidoping Tiongkok mengatakan, mereka melangkah maju untuk memecahkan masalah yang menyebabkan mereka mendapat sanksi dari WADA. Tiongkok mendapat sanksi penundaan melaksanakan analisis uji darah dan air seni para atletnya setelah ditemukannya kesalahan teknis saat WADA melakukan inspeksi tahunan.
Dalam pernyataannya, WADA mengatakan penundaan segera diterapkan dan akan dicabut jika laboratorium mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki kesalahan itu. “Laboratorium Beijing akan menuntaskan tindakan perbaikan dan kemudian mengajukan pemulihan akreditasi setelah kajian WADA,” seperti disebut dalam pernyataan WADA, Kamis (21/4/16). Awal bulan ini WADA juga mencabut akreditasi laboratorium antidoping Rusia. [JX/BBC/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here