Wanita Kerap Jadi Kurir Dalam Bisnis Gelap Narkoba

Empat wanita yang jadi tersangka kasus narkoba dihadirkan saat pemaparan kasus di Badan Narkotika Nasional. (Foto: Humas BNN)

JAKARTA, JIA XIANG – Keterlibatan wanita dalam kasus perdagangan gelap narkoba menjadi bahan kajian Badan Narkotika Nasional (BNN). Dari hasil kajian BNN, para wanita yang terlibat bertugas sebagai kurir. Dalam kasus penyelundupan narkoba dengan total barang bukti kurang lebih sebanyak 6 kg sabu, petugas menangkap tujuh tersangka. Dari tujuh tersangka ini, empat di antaranya adalah wanita yang bertugas sebagai kurir.

Kasus ini bermula dari penangkapan empat wanita, masing-masing berinisial A (WNI/32th), Q (WNI/27th), LM (WNI/19th), dan N (WNI/27th) di Bandar Juanda, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (3/5/16). Dari tangan mereka, petugas menyita dua kg sabu. Keempat kurir narkoba tersebut merupakan penumpang pesawat dari Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara. Setibanya di Bandara Juanda pada pukul 11.20 WIB, keempatnya diamankan petugas setelah dilakukan penggeledahan.

Dalam penggeledahan tersebut petugas menemukan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu kristal yang disembunyikan di balik jilbab dan di bagian bawah celana dalam dari masing-masing tersangka. Total barang bukti sebanyak dua kg sabu yang berasal dari Aceh dalam penangkapan ini merupakan pesanan pembeli di Bangkalan Madura, Jawa Timur. Selanjutnya keempat tersangka dan barang bukti dibawa ke Jakarta untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Petugas berbekal informasi yang berhasil dikorek dari emoat wanita tersebut melanjutkan perburuan pelaku lain yang terlibat. Dengan segera petugas menangkap tiga tersangka, masing-masing berinisial SM (WNI/33th), S (WNI/38th), dan H (WNI/29th). Mereka berada di kawasan Merak, Banten, saat petugas membekuk ketiganya, Selasa (17/5/16). Petugas pun menyita 3,98 kg sabu.

Berdasarkan hasil pengembangan petugas BNN mengamankan sebuah truk intercooler berwarna coklat dengan plat BK 8032 BQ yang bergerak dari Medan, Sumatera Utara. Modus penyelundupan yang digunakan yakni dengan memilih jalur darat menggunakan sebuah truk dimana barang bukti Narkotika disembunyikan di dalam tas hitam yang diletakan di dalam speaker bagian ruang kemudi.

Kini seluruh tersangka dan barang bukti telah diamankan oleh petugas BNN guna proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. [JX/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here