Warga Huangling Gelar Upacara Menghormati Kaisar Kuning

HUANGLING, JIA XIANG – Lebih dari 10.000 orang berkumpul di depan musoleum Huangdi, Kaisar Kuning, Senin (4/4/16) pagi. Kedatangan mereka untuk memberikan penghormatan pada tokoh legendaris yang dinilai sebagai inisiator peradaban Tiongkok.
Sekitar pukul 09.50, ritual penghormatan berlangsung. Banyak bendera kuning dan dan naga terbuat dari kain sepenjang 56 meter berkibar diterpa angin luar makam yang megah di Gunung Qianshan, di Huangling distrik Yunnan, Provinsi Shaanxi.
Genderang ditabuhkan, dan lonceng berdentang, sementara pagi yang sejuk diiringi sinar matahari. Upacara itu disiarkan langsung oleh Kantor Negara Urusan Luar Negeri, dan Pemerintah Provinsi Shaanxi.
Hu Henping, pelaksana tugas Gubernur Provinsi Shaanxi membacakan sambutannya dalam bentuk prosa Tiongkok kuno yang sedih. “Hari ini, Hari bersih-bersih makam, putra-putri bangsa Tiongkok menggelar upacara penghormatan pada nenek moyang kita, Kaisar Kuning, yang telah memulai peradaban Tiongkok,” katanya. “Peradaban kita memiliki sejarah panjang dan kebangkitan bangsa perlu kerja keras kita.”
Upacara pada hari Senin berkaitan dengan hari bersih makam, atau sering disebut Qingming, yaitu upcara tradisional orang Tiongkok untuk menghormati pada leluhur dengan membakar aneka ornament dan meletakan aneka bunga di makam.
Ritual di Gunung Qianshan dimeriahkan dengan pertunjukkan 550 aktor dan mahasiswa yang membawakan tarian pemujaan. Kaisar Kuning, dilahirkan di Xinxxheng, Provinsi Henan, sekitar 5.000 tahun lalu. Dia dikenal sebagai tokoh yang juga memperkenalkan sistem hukum dan pemerintahan secara kemanusiaan, peradavan di bumi dan menaklukkan pesaingnya, Kaisar Yan.
Terkadang orang-orang Tiongkok modern saat ini terkadang menyebut diri mereka sebagai keturunan Kaisar Yan dan Kaisar Kuning. [JX/Chinadaily/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here