Wisata ke Menoreh, Bawa Kopi sebagai Oleh-oleh

Kedai kopi Menoreh milik Ny. Marwiyah buka setiap hari dan tutup hingga tidak ada pengunjung yang datang. Terletak di kawasan Bukit Menoreh, Dusun Madigondo, Sidoharjo, Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, di kedai ini pengunjung dapat menikmati kopi mulai hargaRp 8.000 sembari menikmati pemandangan indah dan udara yang sejuk perbukitan Menoreh.(Foto: JX/Dimas Parikesit)

YOGYAKARTA, JIA XIANG – Daerah Istimewa Yogyakarta seakan tidak habis akan potensi pariwisatanya. Selain menawarkan wisata alam, Yogyakarta juga terdapat banyak wisata kuliner yang dapat dikunjungi oleh wisatawan setiap harinya.

Salah satu potensi wisata kuliner terdapat di Kabuaten Kulonprogo. Terletak di perbukitan Menoreh, tumbuh hamparan tanaman kopi yang sudah ada sejak zaman kolonial. Banyak masyarakat bukit Menoreh memanfaatkan tanaman kopi yang sudah mereka tanam secara turun temurun dengan hanya menjualnya ke pasar tradisional.

Ny. Marwiyah (46), yang sejak kecil membantu orangtuanya bekerja di kebun kopi, akhirnya membuat warung kopi khas bukit Menoreh sendiri sejak tahun 2012 lalu.

Warung Kopi Menoreh Ny. Marwiyah terletak di Dusun Madigondo, Sidoharjo, Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo, siap melayani pengunjung setiap hari dan hingga pengunjung habis.

Dibantu oleh suaminya Sumardi (54), sejak tahun 2007 Ny. Marwiyah mengolah kopi sendiri di rumahnya hingga menyajikannya kepada pengunjung.

Terdapat beberapa jenis olahan kopi di warung kopi Ny. Marwiyah, seperti Robusta Moka, Robusta Moka Strong, Arabika Moka, Arabika Strong, dan Kopi Luwak.

Untuk menemani nikmatnya kopi Menoreh, tak lengkap rasanya tanpa memesan makanan khas Kulonprogo yaitu Geblek yang terbuat dari singkong.

Pemandangan yang indah dan udara sejuk setia menemani para pengunjung saat menikmati secangkir kopi Menoreh.

Saat di warung kopi Menoreh, pengunjung dapat berjalan-jalan ke kebun kopi milik Ny. Marwiyah yang letaknya tidak jauh dari warung yang sekaligus rumahnya.

Berbagai macam rasa kopi Menoreh dapat dipesan pengunjung dengan harga mulai Rp 8.000 secangkir.

“Saya bangga bisa memiliki warung kopi sendiri, karena dapat memperkanalkan kopi Menoreh ke masyarakat luas dan juga membantu petani kopi di Dusun Madigondo dalam memproduksi kopi Menoreh,” ungkapMarwiyah.

Warung kopi Menoreh Ny. Marwiyah juga menyediakan Kopi Menoreh dalam bentuk kemasan yang dapat dibawa pulang oleh pengunjung. Dengan harga Rp 15.000 untuk kopi Robusta dan Rp 22.000 untuk kopi Arabika. Jadi pengunjung tak perlu khawatir jika tidak bisa menikmati kopi Menoreh di tempat aslinya. [JX/Dms/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here