Wujudkan Kepala Daerah Bebas Narkoba, KPU dan BNN Tandatangani MoU

Ketua KPU Juri Ardiantoro dan Kepala BNN Budi Waseso menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta, Senin (3/10/16). (Foto: Humas BNN)

JAKARTA, JIA XIANG – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso dan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Juri Ardiantoro menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta, Senin (3/10/16). Tujuannya menseleksi secara ketat sejak dini untuk memastikan calon kepala daerah bersih dari penyalahgunaan narkotika. Para bakal calon kepala daerah dites sejak proses pendaftaran calon.

Partisipasi BNN dalam pemeriksaan narkotika kepada pasangan calon merupakan salah satu bentuk implementasi dari amanah Undang-Undang (UU) No.10 Tahun 2016 tentang  perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Menjadi Undang-Undang.

Kepala BNN Budi Waseso menyampaikan, dengan tes narkotika bagi calon pemimpin yang ikut dalam pemilihan kepala daerah, diharapkan dapat memberikan informasi kualitas calon pemimpin yang sehat dan bersih dari penyalahgunaan narkotika.

Menurut Kepala BNN, pemimpin yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika akan mampu berpikir secara jernih dan menciptakan kebijakan strategis yang akan  mendatangkan kemaslahatan bagi masyarakat.

Ketika disinggung tentang maraknya kasus narkotika yang melibatkan pejabat publik, Kepala BNN mengatakan bahwa hal tersebut menjadi sebuah peringatan bahwa narkotika bisa menyerang siapa saja.

Karena itulah, sinergi yang dibangun bersama dengan KPU, merupakan salah satu bentuk komitmen bersama dalam menanggulangi masalah narkotika. Ia juga memandang bahwa KPU merupakan salah satu lembaga negara yang potensial sebagai mitra kerja yang bisa diberdayakan dalam mengoptimalkan program penanggulangan narkotika.

Terkait rencana tindak lanjut dari nota kesepahaman ini , Kepala BNN menyebutkan bahwa ruang lingkup kerja sama yang dijalin antara lain ; pelaksanaan tes uji narkotika  sesuai permintaan pihak KPU. Tidak hanya terbatas pada hal ini, kedua pihak pun sepakat dalam upaya penyebarluasan informasi tentang upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika.

Kepala BNN juga memberikan apresiasi yang tinggi pada KPU yang sudah berpartisipasi dalam upaya menciptakan suasana Pilkada yang harmonis sehingga dapat melahirkan pemimpin daerah yang sehat, cerdas dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika. [JX/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here