Xi Jinping Akan Wujudkan Tiongkok sebagai Negara Sosialis Modern

Presiden Tiongkok, Xi Jinping,(foto: JX/Ist)

BEIJING, JIA XIANG – Presiden Tiongkok Xi Jinping memaparkan bahwa dia akan mewujudkan negeri yang dipimpinnya menuju negara sosialis modern.

Xi menyebut rencana itu merupakan visi strategis Partai Komunis  China (Communist Party of China / CPC) untuk mengembangkan sosialisme dengan karakteristik Tiongkok di era baru.

Pernyataan Xi disampaikan ketika berpidato di pembukaan Kongres CPC di Balai Agung Rakyat, Beijing, Rabu (18/10/17). Tiongkok menuju negara sosialis modern, yang menurut dia tidak akan pernah mencontoh sistem politik orang lain serta tetap terbuka untuk dunia.

Menurut Xi, sistem politik Tiongkok adalah cara yang paling luas, paling asli, dan paling efektif untuk melindungi kepentingan fundamental masyarakat.¬†“Kita tidak seharusnya secara mekanik menjiplak sistem politik negara lain,” ujarnya.

Untuk merealisasikannya dilakukan bertahap. Ini, tuturnya seperti dikutip dari Xinhuanet.com, adalah tahap pertama dari rencana pengembangan dua tahap yang dibuat CPC untuk periode 2020 sampai pertengahan abad ke-21.

Periode antara sekarang dan 2020, lanjutnya, akan menentukan dalam menyelesaikan pembangunan masyarakat yang cukup makmur dalam segala hal, kata Xi.

Dengan membangun ini, Tiongkok akan melihat realisasi dasar modernisasi sosialis pada tahun 2035 setelah 15 tahun bekerja keras.

“Dengan kerja keras panjang, sosialisme dengan watak Tiongkok memasuki masa baru. Itu arah sejarah baru dalam pembangunan negara kita,” kata Xi, dalam pidato disiarkan langsung ke seluruh negara tersebut oleh televisi pemerintah.

Negara itu akan melonggarkan akses pasar untuk investasi asing dan memperluas akses ke sektor jasanya, serta memperdalam reformasi pasar yang berorientasi pasar terhadap nilai tukar dan sistem keuangannya, sementara pada saat yang sama memperkuat perusahaan negara, kata Xi.

Lebih dari 2.300 delegasi menghadiri Kongres CPC yang akan berlangsung tertutup. Tampak hadir mantan Presiden Tiongkok Jiang Zemin, yang berusia 91 tahun.

Pelaksanaannya selama sepekan akan berujung pada pemilihan Komite Tetap Penentu Kebijakan baru untuk memerintah 1,4 miliar orang Tiongkik selama lima tahun ke depan.[jX/uis]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here