Bank Dunia Revisi Perumbuhan Ekonomi Global

WASHINGTON, JIA XIANG – Bank Dunia, Rabu (10/6/15), merevisi kembali perkiraan pertumbuhan ekonomi global dari tiga persen menjadi 2,8 persen per tahun. Dalam keadaan itu ekonomi negara-negara berkembang kini menghadapi serentetan tantangan.

Menurut laporan Prospek Ekonomi Global belum lama ini, ekonomi negara-negara maju diproyeksikan bertumbuh 2 persen tahun ini, artinya 0,2 persen lebih rendah dibanding perkiraan terakhir pada Januari 2015. Sedangkan proyeksi untuk negara berkembang akan bertumbuh 4,4 persen, 0,4 persen dibanding perkiraan sebelumnya.

Sementara pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat tampaknya akan bertumbuh 2,7 persen, dan Eropa diperkirakan bertumbuh 1,5 persen. Sedangkan pertumbuhan ekonomi Tiongkok diperkirakan tumbuh 7,1 persen.

“Negara berkembang menghadapi serangkaian tantangan berat di tahun 2015 ini, termasuk prospek menjulangnya biaya pinjaman yang lebih tinggi karena mereka harus beradaptasi dengan era baru rendah harga minyak dan komoditas penting lainnya, sehingga dalam empat tahun berturut-turut ini pertumbuhan ekonomi di tahun ini mengecewakan,” demikian laporan tersebut.

Sebenarnya, negara-negara berkembang adalah mesin pertumbuhan global menyusul krisis finansial, tetapi sekarang justru mereka menghadapi lebih banyak lingkungan ekonomi yang sulit, ungkap Jim Yong Kim dari Bank Dunia Jim Yong Kim, dalam pernyataannya.

Laporan Bank Dunia itu menjelaskan pula bahwa Ada sejumlah risiko di seputar perkiraan pertumbuhan ekonomi dunia itu. Seperti yang sudah diumumkan melalui kebijakan normalisasi ekonomi Amerika Serikat akibat dari gejolak pasar keuangan di tahun 2013. [JX/chinaview.cn/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here