“Designer Focus” Tampilkan Perancang Muda

Peragaan Busana dari Maria Ruth Fernanda dengan tema "Versaille" (Foto: JX/Kartika Sabturina)

JAKARTA, JIA XIANG – Abineri Ang atelier et créateur de mode, salah satu sekolah mode yang banyak menghasilkan perancang busana di Indonesia ikut meramaikan pergelaran Jakarta Fashion Week 2016. Karya-karya lulusan Abineri Ang, yang dianggap memiliki kualifikasi kemandirian dalam berkarya maupun berbisnis, pada pergelaran kali ini diberi nama Designer’s Focus.

Para perancang yang tampil dalam Designer’s Focus ini antara lain Dominique Nadine, Calsy & Candy, Imelda Hudiyono, Vera Tjan, Maria Ruth Fernanda, dan Marcia Muljadi. Mereka tampil pada Minggu (25/10/15) sore di Fashion Tent Jakarta Fashion Week 2016, Senayan City Jakata Pusat.

Dominique Nadine, sebagai perancang pertama yang menampilkan hasil karyanya. Busana pengantin wanita dengan konsep 4 in 1. Busana pengantin itu dapat menjadi dua hingga empat busana yang berbeda. Outer atau bagian bawah busana itu dapat dilepas dan dilakukan sendiri tanpa bantuan dari desainer. Sandra Dewi yang tampil sebagai penutup sekaligus mengenakan rancangan Nadine mempraktekan konsep tersebut. Dia membuka pita besar di pinggang bagian belakang, dilepas, dan busana pengantin itu berubah menjadi sexy dress.

Penampilan kedua diisi oleh Calsy & Candy. Dua bersaudara ini menampilkan gaun couture yang didominasi warna merah, putih, dan hitam. Rancangan itu terinspirasi dari film Wizard of Oz untuk gaun merah dengan bagian bawah bertumpuk dengan hiasan brukat merah.
Imelda Hudiyono, mengusung tema Flawless, memperlihatkan busana yang terkesan ringan, cantik, dan manis dalam paduan warna nude. Busana yang paling ditonjolkan oleh Imelda adalah sexy dress panjang berwarna hijau yang di bagian bawah rancangan itu dibuat berlipat untuk memperlihatkan kesan unik.

Berbeda dengan desainer sebelumnya, kali ini Vera Tjan muncul dengan busana berwarna ceria. Dia mengusung tema summer untuk tahun depan dengan memunculkan warna-warna ceria, dusty pink, cokelat muda, silver, putih, nude, ungu muda.

Penampilan kelima, diisi oleh desainer muda Maria Ruth Fernanda yang berani memperkenalkan koleksi busana yang terkesan mewah dan megah. Nanda, panggilan Maria Ruth Fernanda, mengusung tema Versailles, alasannya karena dia terinspirasi oleh desain interior Versailles sebuah kastil di Perancis yang memiliki tema baroque. Dia menambahkan mahkota pada setiap busana couturenya, sehingga terkesan elegan dan feminin. Fokus pada detail di setiap hiasan busananya adalah keunggulan rancangan Nanda dalam pertunjukkan mode ini.

Desainer penutup dalam Designer’s Focus adalah Marcia Muljadi. Dia memadukan dua hingga empat warna dalam satu busana. Gaun penutup show-nya, terinspirasi dari film Alice in Wonderland. Marcia menghadirkan gaun berwarna hitam dan merah.

Selain Designer’s Focus, ada satu lagi tema besar yang diusung Abineri Ang yaitu Fashion, Music, and Movie. Untuk tema kedua ini, Abineri ingin menunjukkan bahwa mode, musik, dan film tidak dapat dilepaskan dari gaya hidup masyarakat modern ini.

Diketahui sebelumnya, pagelaran mode terbesar di Asia, Jakarta Fashion Week 2016 diselenggarakan di Kawasan Senayan City, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada 24 – 30 Oktober 2015. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meresmikan acara ini pada Sabtu (24/10/15). [JX/Cka/E4]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here