Giliran HP Jual Jaringan dan Server

BEIJING, JIA XIANG – Hewlett-Packard (HP), Kamis (28/5/15) mengumumkan bahwa mereka akan menjual separuh dari pengelolaan jaringan dan operasional server mereka kepada perusahaan di Tiongkok.
Penjualan yang dilakukan oleh HP ini bercermin pada tindakan yang dilakukan oleh IBM yang akhirnya menjual server bisnis x86 mereka senilai 2,3 miliar dollar AS kepada Lenovo bulan Oktober 2014. Namun kini penjualan server oleh HP itu sudah di depan mata. Menurut Bloomber Business, pendapatan HP anjlok 10 miliar dollar AS sejak bulan Juli 2010.
“HP telah menentukan langkah berani untuk bisa sukses di Tiongkok,” ujar Meg Whitman, Chairman dan CEO HP dalam keterangan persnya. Tampaknya rencana penjualan ini diharapkan bisa selesai di akhir 2015.
Sementara bagian dari masalah yang dihadapi HP adalah pemerintah Tiongkok memberlakukan kebijakan baru yaitu membatasi vendor teknologi dari luar negeri, tulis Bloomberg Business. Karena itu, pemerintah Tiongkok pun mendesak semua bisnis di bidang perbankan, militer, dan perusahaan-perusahaan besar lainnya di negara itu untuk berhenti membeli teknologi asing.
Kenyataannya HP akan menyerahkan kendali bisnis senilai 4,5 miliar dollar AS, dengan harapan bisa tetap berada di pasar Tiongkok. Mereka menjual 51 persen pengelolaan jaringan dan operasional server kepada Universitas Tsinghua, Beijing.
Kini pemerintah Tiongkok mulai menyasar bisnis milik Amerika Serikat melalui propaganda dan pembatasan-pembatasan. Langkah ini sebagai serangan balasan langsung setelah Kementerian Kehakiman mendakwa lima hacker dari militer Tiongkok pada 19 Mei 2014. [JX/Chinadaily/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here