Jaga Kesehatan, Pilih-Pilih Buah

JAKARTA, JIA XIANG – Bukan rahasia lagi bagi banyak orang, atau para penggemar buah-buahan, makanan alami yang satu itu memang kaya akan kandungan vitamin. Tidak heran pula bila banyak orang mengatakan, mengkonsumsi buah sebenarnya memberikan manfaat kesehatan. Dengan kata lain, orang yang banyak makan lebih banyak buah, begitu juga  sayuran,  sebagai bagian dari cara diet sehat, dan secara keseluruhan cenderung memiliki penurunan risiko beberapa penyakit kronis.

Pantaslah, dikatakan bahwa buah-buahan merupakan sumber sekaligus penyedia nutrisi yang amat penting untuk kesehatan dan pemeliharaan tubuh Anda.

Kebanyakan buah secara alami mengandung rendah lemak, sodium, dan kalori. Tak satu pun memiliki kolesterol. Bahkan buah-buahan adalah sumber yang banyak mengandung nutrisi penting yang kurang dikonsumsi orang, termasuk potasium, serat makanan, vitamin C, dan asam folat (asam folat).
Buah-buahan yang kaya kandungan kalium dapat membantu menjaga tekanan darah agar dalam kondisi yang baik. Buah-buahan yang mengandung banyak kalium seperti  pisang, plum dan peach, aprikot kering, blewah, melon, jeruk, alpukat, pepaya, dan kurma.

Buah-buahan yang banyak mengandung serat (misalnya: alpukat, jeruk, pir, pisang, apel, blueberry dan raspberry) sebagai bagian dari diet sehat, secara keseluruhan membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan sekaligus dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

Serat sangat penting bagi fungsi perut yaitu membantu mengurangi sembelit dan gangguan di usus besar. Makanan berserat yang juga banyak terdapat pada buah-buahan sangat membantu memberikan perasaan kenyang dengan sedikit kandungan kalori.  Karena itu disarankan agar mengkonsumsi buah secara langsung, tanpa diolah seperti dijadikan jus.  Sejauh ini buah yang dijadikan jus, ternyata kandungan seratnya menjadi sedikit, bahkan ada yang hilang sama sekali.

Vitamin C (misalnya: jambu biji, apel, delima, buah kiwi, anggur, stroberi, pepaya, alpukat, sirsak, mangga, blewah) penting untuk pertumbuhan dan perbaikan semua jaringan tubuh, membantu menyembuhkan luka-luka, dan membuat gigi dan gusi tetap sehat.

Folat (asam folat) membantu bentuk tubuh sel darah merah. Bagi, wanita usia subur yang mungkin tengah hamil harus mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung folat (seperti asparagus, brokoli, jeruk, alpukat dan kecambah) dan juga tambahan 400 mcg asam folat sintetis dari makanan yang diperkaya atau suplemen. Hal ini akan mengurangi risiko cacat tabung saraf,  dan cacat otak selama perkembangan janin.

Asupan makanan yang kaya serat dari sayuran dan buah-buahan, secara keseluruhan sebenarnya adalah bagian dari cara diet sehat  yang justru dapat mengurangi  risiko penyakit jantung, termasuk serangan jantung dan stroke. Bahkan mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan  juga dapat melindungi diri kita dari beberapa jenis penyakit kanker.
Sementara makanan yang mengandung banyak serat, seperti sayuran dan buah-buahan, dapat juga mengurangi risiko penyakit jantung, obesitas, dan diabetes tipe 2. Sedangkan makan sayur dan buah yang kaya akan kalium juga sebagai bagian dari diet sehat yang mampu menurunkan tekanan darah, dan juga dapat mengurangi risiko pengembangan batu ginjal dan membantu mengurangi keropos tulang.
Makan buah-buahan yang mengandung rendah kalori juga baik untuk menjaga asupan kalori yang tetap masuk ke dalam tubuh. [JX/aneka sumber/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here