Jumlah Donor Organ Tubuh di Tiongkok Meningkat

BEIJING, JIA XING – Kesehatan empat pasien yang sakit parah di Beijing, kini berangsur-angsur pulih setelah mereka menerima paru-paru, hati dan ginjal yang disumbangkan oleh dua wanita yang meninggal akibat pendarahan otak awal bulan ini.

Dengan operasi transplantasi hati dan ginjal empat pasien itu, maka Rumah Sakit Chaoyang Beijing sejak tahun lalusudah mentransplantasi tujuhpasien dankeseluruhan menjadi 14, kata Zhang Xiaodong, seorang urolog senior di rumah sakit itu.

“Tak satu pun dari organ yang digunakan untuk transplantasi tersebut diperoleh dari pengadilan,” kata Zhang, mengacu pada pengambilan organ dari para tahanan yang dieksekusi. Organ dari para tahanan ini merupakan praktek kontroversial selama puluhan tahun di negeri itu untuk memudahkan permintaan organ manusia.

Zhang, yang juga wakil sekretaris jenderal Pakar Transplantasi Ginjal Tiongkok menambahkan donor organ sukarela telah menjamur di negara itu sejak pemerintah penuh semangat mulai mempromosikanupaya transplantasi yang benar dari sumber yang benar pula.

Zhang menunjukkan bahwa pada tahun 2009, berbagai rumah sakit di Tiongkok sudah menjalani 6.700 transplantasi ginjal. Sejumlah 50 persen lebih organ yang diterima itu berasal dari terpidana mati, dan hanya 0,04 persen dari donor sukarela dan sisanya dari donor yang masih hidup, biasanya anggota keluarga si penerima.

Namun, dalam lima bulan pertama tahun ini, proporsi ginjal yang disumbangkan untuk transplantasi melonjak hingga 30 persen. Kenaikan ini sama rasionya dengantransplantasi ginjal yang diterima dari para tahanan, katanya.

Proyek percontohan program donor organ sukarela di beberapa wilayah dimulai tahun 2010 dan menjadi program nasional tahun 2013. Proyek itu dimaksudkan supaya mengurangi ketergantungan pada organ para narapidana dan memperluas sumber-sumber etis.

Hingga pertengahan Agustus ini, program ini menghasilkan lebih dari 5.700 organ yang disumbangkan oleh 2.100 warga biasa setelah kematian mereka, kata Huang Jiefu, mantan Wakil Menteri Kesehatan yang memimpin badan Reformasi Donasi dan Transplantasi Organ Tubuh, di sebuah forum yang membahas pengembangan dan regulasi organisasi pengadaan organ.

Jumlah relawan yang menyelesaikan donasi mereka melesat hingga 849 orang pada 2013. Angka ini meningkat dari 34 pada tahun 2010, dan sejak awal 2014 hingga sekarang sudah mencapai 659 orang, ungkap Komisi Kesehatan dan Keluarga Berencana Nasional. [JX/people.com.c/E4]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here