Kembangkan Bisnis TI, Lenovo Siapkan Jaringan dan Tambah Server

Jakarta, Jia Xiang – Pengembangan bisnis teknologi informasi (TI) terus dikembangkan grup Lenovo dengan menambah server dan mempersiapkan jaringannya. Setelah kelompok usaha ini membeli divisi ThinkPad IBM pada tahun 2005, pada pekan lalu biro anti-monopoli Kementerian Perdagangan Tiongkok telah menyetujui kesepakatan 2,3 miliar dollar yang diajukan grup Lenovo untuk membeli bisnis server low-end IBM Corp.

Menurut CEO Lenovo Yang Yuanqing, Rabu (2/7/14) lalu, seperti diberitakan Reuters, kesepakatan yang diumumkan Januari lalu diperkirakan akan selesai akhir tahun ini. Tapi, lanjutnya, pihaknya masih membutuhkan persetujuan regulator Amerika Serikat.

Pada 23 Januari lalu, IBM dan Lenovo mengumumkan kesepakatan mengenai bisnis server IBM. Lenovo akan mengakuisisi semua bisnis server berbasis-Intel IBM berikut produk sistem jaringan (rack and blade switches, OS network, software virtualisasi). Disepakati pula untuk mengambil alih semua pengembangan dan resources operasi, termasuk layanan dan dukungan.

Ekspansi Lenovo tidak hanya itu. Pada Februari lalu, perusahaan produsen Motorola telah dibeli dari Google dengan harga USD2,91 miliar. Tujuan dari akusisi ini tak hanya tentang mematangkan bisnis, tapi juga untuk memanaskan persaingan pasar smartphone.

Menurut Yang Yuanqing, tujuan jangka panjang dari akuisisi Motorola adalah mengalahkan dominasi Apple dan Samsung, di samping untuk memperoleh keuntungan dari pasar smartphone dunia. Dengan memberi Motorola akan memudahkannya untuk melakukan penetrasi pasar yang instan di wilayah Amerika Serikat. Apalagi, Motorola memiliki berbagai proyek perangkat yang inovatif seperti Moto Maker, dan juga dikenal baik dengan perusahaan operator telekomunikasi. Dengan demikian, Motorola menjadi produk smartphone Lenovo, demikian wawancara Yuanqing dengan majalah Fortune, awal Februari lalu.

Target penjualan? Yuanqing berambisi menyusul pemain besar di pasar smartphone Samsung dan Apple. Ambisinya ini didasari dari catatan penjualan kedua perusahaan, Lenovo dan Motorola, yang berhasil menjual 55 juta unit ponsel pada 2013. ” Misi kami adalah melampaui dua pemain besar itu,” tuturnya. [JX/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here