Paus Fransiskus Ajak Umat Katolik Jangan “Dimabukkan” Harta

Paus Fransiskus

VATIKAN, JIA XIANG – Paus Fransiskus menegaskan bahwa setiap orang harus meneladani kesederhadanaan Yesus Kristus. Dia lahir dalam kemiskinan dan keilahian-Nya ditanamkan dalam semangat dan inspirasi kehidupan umat.
Karena itu, Sri Paus mendesak mereka yang “mabuk” harta dan berpenampilan dangkal, supaya kembali lebih memahami nilai-nilai penting dalam kehidupan kemanusiaan.
Paus Fransiskus memperingatkan 1,2 juta milliar penganut Katolik Roma di seluruh dunia agar tidak “dimabukkan” oleh harta. Dia menyerukan agar lebih banyak ketenangan hati dalam dunia yang terobsesi dengan “konsumerisme dan hedonisme, kekayaan dan pemborosan”.
Hal tersebut diungkapkan oleh Paus Fransiskus, pemimpin umat Katolik, dalam perayaan Natal, Kamis (24/12/15) di Basilika Santo Petrus Vatikan atau Jumat (25/12/15) dini hari WIB). Menurut Sri Paus, pada masyarakat yang sering dimabuk konsumerisme dan hedonisme, kekayaan dan kemewahan, penampilan dan narsisme, Yesus memanggil manusia untuk hidup lebih bijaksana. Dengan kata lain, berlaku sederhana, konsisten, dan mampu melihat hal-hal yang lebih esensial.
Fransiskus, yang selama hampir tiga tahun masa Tahta Suci Katolik-nya terus menyerukan kebijaksanaan dan kasih sayang bagi kalangan yang kurang beruntung, mengatakan dalam Misa Malam Natal di Basilika Santo Petrus, Vatikan, bahwa merupakan momen untuk “sekali lagi menemukan kembali siapa diri kita”.
Sri Paus pun menyerukan agar umat manusia harus bisa menumbuhkan rasa keadilan yang kuat supaya bias lebih memahami dan melukan kehendak Allah.
Misa Natal yang diikuti sekitar 10.000 umat itu dimulai dengan nyayian dalam bahasa Latin. Lonceng besar di Basilika Santo Petrus itu dibunyikan dan Sri Paus yang berjubah putih mencium patung bayi Yesus sebagai tanda dimulainya misa kelahiran Yesus.
Perayaan Natal ini tidak seperti biasanya, sebab pengamanan di sekitar Vatikan khususnya Basilika Santo petrus diperketat. Para personel kepolisian terus berjaga dan memeriksa sejumlah tempat di Vatikan. Bahkan setiap umat yang akan mengikuti misa Natal itu diharuskan melewati mesin pemeriksa atau detektor metal. [JX/berbagai sumber/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here