Pekerja Migran Tiongkok Hasilkan 66 Miliar Dollar AS

BEIJING, JIA XIANG – Bank Dunia memperkirakan warga negara Tiongkok di perantauan tahun ini akan menyalurkan uang masuk ke negara mereka sekitar 66 miliar dollar AS.
Angka itu ternyata lebih besar tiga kali lipat dari dana masuk tahun 2005 yaitu sebesar 23,6 miliar dollar AS. Perkiraan itu bukan hanya diumumkan Bank Dunia saja tetapi juga oleh Dana Moneter Internasional sesuai laporan neraca perdagangan Tiongkok ke lembaga itu.
Dana masuk ke Tiongkok itu berasal dari para pekerja migran asal negara itu yang bekerja di luar negeri. Umumnya mereka mengirim uang untuk kebutuhan hidup keluarga mereka yang ditinggal di kampung halaman.
“Aliran uang masuk ke Tiongkok meningkat tajam tahun 2008 yaitu 24 persen dan tahun 2009 sebesar 13 persen. Kita perkirakan di tahun 2015 ini aliran uang masuk ke Tiongkok naik 3 persen, sehingga mencapai 66 miliar dollar AS, ” ujar Dilip Ratha, ekonom urusan imigrasi dan remitens Bank Dunia seperti di kutip Chinadaily.com, Senin (22/6/15).
Tingginya remitens tahun 2008 itu akibat dari serangan gempa bumi ke negara itu. Banyak pekerja mengirim uang untuk membantu keluarga yang menjadi korban gempa bumi tersebut.
Menurut Dilip, kenaikan remitens 2008 itu kemungkinan karena bencana gempa bumi yang terjadi pada 12 Mei di Kabupaten Wenchuan di Provinsi Sichuan. Remitens ini selain untuk membantu keluarga korban gempa, tetapi juga bisa digunakan untuk mempromosikan pembangunan bidang kemanusiaan dan ekonomi negara itu, sehingga bisa melapangkan jalan bagi investasi dan perdagangan. [JX/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here