Refleksi Imlek di PKB Kukuhkan Semangat Bhineka Tunggal Ika

Para tokoh dan warga Tionghoa berfoto bersama dengan jajaran DPP PKB setelah menggelar refleksi imlek, Senin (16/2/15). (Foto: JX/W5)

JAKARTA, JIA XIANG – Para tokoh dan warga Tionghoa serta sejumlah pengurus DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar refleksi Imlek 2566 di kantor partai ini, Jalan Raden Saleh No. 9 Jakarta Pusat, Senin (16/2/15). Refleksi imlek tahun ini mengambil tema Merajut Kembali Kesederhanaan Politik Kebangsaan dengan Semangat Gotong Royong.

Pengurus pusat partai ini yang hadir antara lain Ketua DPP PKB Helmy Faishal, Wakil Sekjen Daniel Johan, dan Andy Muarly. Sementara dari kalangan Tionghoa Pendiri Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Hartono, pengamat ekonomi Christianto Wibisono dan pengusaha Murdaya Po.

Bertitik tolak dari tema tersebut, Hartono menyatakan bahwa memasuki tahun yang baru Indonesia di bawah kepemimpinan Joko Widodo dan Jusuf Kalla akan menjadi negara dan bangsa yang semakin maju.

“Apalagi ada keinginan kuat dari Presiden untuk mewujudkan revolusi mental. Bila hal ini bisa diwujudkan, saya yakin bangsa Indonesia dapat bersaing dengan bangsa-bangsa maju lainnya,” kata Hartono kepada Jia Xiang Hometown di sela refleksi.

Yang terpenting dalam revolusi mental, menurut dia, sikap dan perilaku korupsi harus hilang dari budaya bangsa ini. “Maka pemberantasan korupsi harus tetap menjadi prioritas. Tidak boleh mengendur. Kalau korupsi masih ada, rakyat akan semakin melarat, karena uang yang seharusnya untuk membangun masuk ke kantong-kantong pribadi pejabat,” tuturnya.

Sementara itu Daniel Johan berharap memasuki tahun Kambing Kayu 2015 dapat menurunkan tensi politik. Dalam zodiac shio, jelasnya, kambing merupakan tanda kedelapan yang menggambarkan solidaritas, harmoni, dan ketenangan. Dia berharap tahun ini dapat menajdi momen yang membawa kebersamaan.

Ketua DPP Helmy Faishal, dalam sambutannya, mengajak segenap komponen masyarakat saling bergandengan tangan untuk mewujudkan kesejahteraan. Dia mengingatkan antarsesama bangsa saling menghargai sebagaimana semboyan negara Bhineka Tunggal Ika. [JX/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here