Tencent, Huawei, Lenovo, Masuk Perusahaan Paling Inovatif

NEW YORK, JIA XIANG – Tiga perusahaan asal Tiongkok mendapat tiga tempat dalam survei global tahunan Consulting Group Boston ke-10 sebagai perusahaan paling inovatif yang dirilis hari Rabu (2/12/15).Kelompok ini menerbitkan 50 peringkat perusahaan paling inovatif di dunia berdasarkan survei dari 1.500 eksekutif. Tiga peringkat teratas, dari 50 peringkat yang ada, ditempati masing-masing oleh Apple, Google, dan Tesla Motors.
Perusahaan Tiongkok yang bergerak di media online, Tencent, ada di peringkat 12, sementara Huawei dan Lenovo masing-masing berada urutan 45 dan 50. Dibanding satu dekade lalu, peringkat yang sekarang ini membuktikan adanya peningkatan. Pada masa lalu tidak ada satu perusahaan Tiongkok pun dalam daftar tersebut, demikian ungkap Andrew Taylor dari Consulting Group Boston menjelaskan soal hasil pemeringkatan itu.
Secara keseluruhan perusahaan yang masuk dalam peringkat itu antara lain berasal dari Amerika Serikat (29 perusahaan), 11 dari Eropa, dan 10 dari Asia yang antara lain dari Tiongkok ada tiga perusahaan dan satu dari India.
Inovasi menjadi suatu kunci penting dalam mencapai keberhasilan perusahaan. Dalam survei tahunan global itu, 79 persen responden menempatkan sektor inovasi sebagai salah prioritas paling atas atau prioritas utama bagi tiga perusahaan di posisi puncak survei itu. Inovasi merupakan pilihan paling tinggi sejak pertanyaan serupa ditanyakan kepada setiap responden sejak tahun 2005.
Sementara itu, ilmu pengetahuan dan teknologi terus dilihat- sebagai dasar yang makin penting dalam berinovasi. Sementara ada empat faktor yang menurut para eksekutif sebagai unsur penting yaitu penekanan pada kecepatan, proses penelitian dan pengembangan dengan baik, penggunaan platform teknologi, dan mengeksplorasi sistematis pasar.
Mengingat dampak yang kuat dari perkembangan teknologi seperti teknologi mobile dan media sosial dalam satu dekade terakhir, mungkin orang akan berharap banyak perusahaan teknologi mengesampingkan mitra tradisional.
“Namun kita masih melihat banyak perusahaan tradisional masuk dalam daftar. Mereka juga telah menggunakan teknologi maju untuk mencapai tujuan-tujuan yang inovatif. Lima dari sepuluh perusahaan di posisi teratas pada tahun 2015 adalah non-teknologi. Jadi pada daftar 50 besar perusahaan paling inovatif itu perusahaan yang bergerak di bidang non tekonologi sebanyak 38 (76 persen),” kata laporan itu. [JX/Xinhuanet/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here